Dua buah baglog yg dibwa pasca mengikuti peltihan Budidaya Jamur Tiram sekitr 2 buln yng lalu ini mmg spesial...Baglog ini benr2 tidak terurus..he..
Dua buah baglog yng aku tinggal pergi ke Bogor selama satu minggu dan salahnya akupun lupa untuk menyampaikan pesan ke orang rumah bagaimana merawatnya...
Sepulangnya dari Bogor, kutemukan dua buah baglog ini dalam kondisi yang 'mengenaskan' -serem bgt bahasany yak..hehe-. Tergeletak diantara tumpukkan kayu, trus dapat kabar kalau ni baglog beberapa kali dibanting2 oleh si 'mamang' tukang bangunan yang lagi kerja dirumah untuk buat kumbung...dan parahnya baglog2 ini dibiarkn di luar terkena hujan dan panas, hnya beratapkan langit selama bbrp hari...dan yang sgt lebih parahnya lagi ni baglog ditusuk2 sama si mamah dengan lidi pd hampir semua bagiannya....hahah parah banget tu kan...-krn aku pernh bilang klw miseliumny sdh tumbuh penuh, baglog di buka, trus bisa juga ditusuk di beberapa bagiannya...eh, malah ditusuk semua, pake lidi lgi.....Wuuuuaaahah jadilah tu baglog benar2 tidak ada harapan lagi untuk hidup....Tak tega rasanya melihat kondisi kedua baglog itu..
Akhirny tetap kuletkkan kedua baglog itu kedalam kumbung yang baru saja selesai dibangun, sebelum 400 buah baglog lainnya tiba menyusul untuk menempati kumbung ini....Baberapa hari kemudian kaget euiy ternyta satu dr baglog itu dari dalamnya mengelurkan benda kecil berwrna putih...Pin head jamur...Wuaah hebat kan....
Dlm wktu 3 hri saja pin head itu berangsur2 tumbuh mjd serumpun jamur tiram yang lebar...Wuih..senangny diriku...he...
Bener2 nih bglog emang tahan banting, coba lihat gambarnya...besar dan lebar kan...Subhanallah...membuat diriku malu karena tidak merawatnya dengan baik....
Jumat, 05 Februari 2010
Rabu, 06 Januari 2010
Pesan tersirat dari Maroko...
Kemarin pagi tnpa sengaja chatting dg seorang teman d dunia maya....
Beliau asal Maroko...B.Inggrisnya soo bad, yah sama lah dg ku.... :D
Untungny dy ngerti dikit2, n akupun bgtu...wlwpun dy lbh sering blg 'No andastan' (*No understand mksudny*)...dan aku sering bilang "sorry??" (*mksudny gk ngerti dg kta2ny*)
Awalny dia menyatakan klw dirinya s'org muslim, dan aku jawab akupun bgtu...
Krn mgkin sama2 mrsa ad sdkit miskomunikasi maka dia blg "I can spik alitla arabic and spanich no Inglech" (*I can speak a little arabic and spanic no English_ gtu sih kira2 aq memahaminy*)..
"we spik arabic??"
Ooh..dy ngajak ngobrol pke b.arab mksudny mgkin ya....
"I can't speak arabic or Spanish" jwbku..
"yo muslim??" dy tanya kembli
Kujawab dg mantap "yup.."
"yo can't spik arabic??"
"yo moslim..!"
"How can??!"
"coran arabic"
(*you can't speak arabic??, you muslim..!, How can??! Qur'an arabic*)
Dan aq mengartikanny sbg sbuah keterkejutan...
---i'm speechless---
Pernyataannya yg trakhir it mbwtku tdk bs brkta ap2 lgi, malu rasany..... :'(
Jd inget dlu bku B.Arab jilid 1 and 2 yg slalu dplajari di stiap prtemuan liqoat...he...
Beliau asal Maroko...B.Inggrisnya soo bad, yah sama lah dg ku.... :D
Untungny dy ngerti dikit2, n akupun bgtu...wlwpun dy lbh sering blg 'No andastan' (*No understand mksudny*)...dan aku sering bilang "sorry??" (*mksudny gk ngerti dg kta2ny*)
Awalny dia menyatakan klw dirinya s'org muslim, dan aku jawab akupun bgtu...
Krn mgkin sama2 mrsa ad sdkit miskomunikasi maka dia blg "I can spik alitla arabic and spanich no Inglech" (*I can speak a little arabic and spanic no English_ gtu sih kira2 aq memahaminy*)..
"we spik arabic??"
Ooh..dy ngajak ngobrol pke b.arab mksudny mgkin ya....
"I can't speak arabic or Spanish" jwbku..
"yo muslim??" dy tanya kembli
Kujawab dg mantap "yup.."
"yo can't spik arabic??"
"yo moslim..!"
"How can??!"
"coran arabic"
(*you can't speak arabic??, you muslim..!, How can??! Qur'an arabic*)
Dan aq mengartikanny sbg sbuah keterkejutan...
---i'm speechless---
Pernyataannya yg trakhir it mbwtku tdk bs brkta ap2 lgi, malu rasany..... :'(
Jd inget dlu bku B.Arab jilid 1 and 2 yg slalu dplajari di stiap prtemuan liqoat...he...
Senin, 04 Januari 2010
BILA RASAKU INI RASAMU
Kayak judul lagunya kerispatih ya….^_^
Tapi tulisan kali ini gak ada hubungannya dengan lagu itu... Ini tentang rasa yang berbeda.. Sebuah rasa ’kenikmatan’ yang kita rasa sebagai seorang aktivis yang terlibat dalm lingkungan tarbiyah...
Coba tanyakan kepada mereka yang telah lama terlibat dalam aktivitas tarbiyah, yang telah melanglang buana lama di dunia ini, tanyakan alasan mengapa mereka begitu setia berada di lingkungan tarbiyah hingga saat ini??...Kebanyakan dari mereka menjawab ’karena mereka menemukan kenikmatan bersama Rabbnya di dunia ini’..Bukankah itu sebuah kenikmatan tertinggi.. ??
Saya disini akan menempatkan posisi sebagai bagian dari mereka. Sebuah rasa ’kenikmatan’ ini yang akan kita bahas...
Khususnya untukku dan untuk semua yang menjadi ’pioner-pioner’ tarbiyah dalam keluarga yang mungkin belum tersentuh dengan dunia tarbiyah...
Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini...
Apa yang kita lakukan ketika pulang ke rumah dari kegiatan-kegiatan tarbiyah dan dakwah yang kita geluti –ex ; mengisi tutorial Rohis dan sejenisnya atau mungkin sepulang dari liqo’ atau sejenisnya ??..
Mungkin jawabannya ; istirahat, mandi, tidur..
Seberapa sempatnya kita duduk sejenak menceritakan kenikmatan yang kita dapat diluar sana kepada anggota keluarga kita ??.. Ketika kita merasakan kenikmatan itu, sungguh mereka pun sebenarnya ingin..
Coba bayangkan bagaimana rasanya ibumu, ayahmu atau adikmu yang mendengarkanmu bercerita dengan wajah berseri, bahagia dan penuh semangat tentang aktivitas dakwahmu hari ini diluar sana ??..Walaupun mereka mungkin tidak mengerti istilah yang kau gunakan...mereka tidak paham apa itu ’liqo’, apa itu ’murobbi’, apa itu ’mutarobbi’ atau apa itu ’syuro’ dan sebagainya...Tapi mereka bisa merasakan betapa bahagianya kau menikmati semua aktivitas itu melalui ceritamu...Mereka bisa merasakan kebahagiaanmu itu.....
Tidak hanya mengenalmu sebagai seorang aktivis yang berangkat pagi pulang petang tanpa tahu jelas apa aktivitasmu diluar sana...Yang mengeluh lelah dan butuh istirahat waktu pulang kerumah...
Tanpa kita sadari terkadang kita terlalu asyik dengan dunia kita sendiri, mencari dan merasakan kebahagiaan untuk diri kita sendiri.. menikmati kebahagiaan itu sendiri...Tanpa peduli apakah mereka sebenarnya ingin juga merasakan kebahagiaan yang kau rasakan luar sana ??...
Mulailah berbagi...walau hanya sekedar berbagi ’rasa bahagia’ itu...Biarkan mereka merasakan juga kebahagiaan dan kenikmatan yang kau rasakan di jalan ini... ..
Kotabumi, 4 Januari 2009/8 Muharam 1431 H
22.07
Tapi tulisan kali ini gak ada hubungannya dengan lagu itu... Ini tentang rasa yang berbeda.. Sebuah rasa ’kenikmatan’ yang kita rasa sebagai seorang aktivis yang terlibat dalm lingkungan tarbiyah...
Coba tanyakan kepada mereka yang telah lama terlibat dalam aktivitas tarbiyah, yang telah melanglang buana lama di dunia ini, tanyakan alasan mengapa mereka begitu setia berada di lingkungan tarbiyah hingga saat ini??...Kebanyakan dari mereka menjawab ’karena mereka menemukan kenikmatan bersama Rabbnya di dunia ini’..Bukankah itu sebuah kenikmatan tertinggi.. ??
Saya disini akan menempatkan posisi sebagai bagian dari mereka. Sebuah rasa ’kenikmatan’ ini yang akan kita bahas...
Khususnya untukku dan untuk semua yang menjadi ’pioner-pioner’ tarbiyah dalam keluarga yang mungkin belum tersentuh dengan dunia tarbiyah...
Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini...
Apa yang kita lakukan ketika pulang ke rumah dari kegiatan-kegiatan tarbiyah dan dakwah yang kita geluti –ex ; mengisi tutorial Rohis dan sejenisnya atau mungkin sepulang dari liqo’ atau sejenisnya ??..
Mungkin jawabannya ; istirahat, mandi, tidur..
Seberapa sempatnya kita duduk sejenak menceritakan kenikmatan yang kita dapat diluar sana kepada anggota keluarga kita ??.. Ketika kita merasakan kenikmatan itu, sungguh mereka pun sebenarnya ingin..
Coba bayangkan bagaimana rasanya ibumu, ayahmu atau adikmu yang mendengarkanmu bercerita dengan wajah berseri, bahagia dan penuh semangat tentang aktivitas dakwahmu hari ini diluar sana ??..Walaupun mereka mungkin tidak mengerti istilah yang kau gunakan...mereka tidak paham apa itu ’liqo’, apa itu ’murobbi’, apa itu ’mutarobbi’ atau apa itu ’syuro’ dan sebagainya...Tapi mereka bisa merasakan betapa bahagianya kau menikmati semua aktivitas itu melalui ceritamu...Mereka bisa merasakan kebahagiaanmu itu.....
Tidak hanya mengenalmu sebagai seorang aktivis yang berangkat pagi pulang petang tanpa tahu jelas apa aktivitasmu diluar sana...Yang mengeluh lelah dan butuh istirahat waktu pulang kerumah...
Tanpa kita sadari terkadang kita terlalu asyik dengan dunia kita sendiri, mencari dan merasakan kebahagiaan untuk diri kita sendiri.. menikmati kebahagiaan itu sendiri...Tanpa peduli apakah mereka sebenarnya ingin juga merasakan kebahagiaan yang kau rasakan luar sana ??...
Mulailah berbagi...walau hanya sekedar berbagi ’rasa bahagia’ itu...Biarkan mereka merasakan juga kebahagiaan dan kenikmatan yang kau rasakan di jalan ini... ..
Kotabumi, 4 Januari 2009/8 Muharam 1431 H
22.07
MEMBANGUN JEMBATAN KENANGAN 2009
Memintal peristiwa-peristiwa...Menderetkan kepingan waktu ke lembaran sejarah.....
Banyak sekali kisah dan sejarah di tahun 2009, tapi disni aku hanya ingn menuliskan sejarah yang paling menyejarah di tahun 2009 dalam sebuah episode perjalanan hidup…..
13 Januari 2009
Sebuah keputusan yang sampai saat ini akupun tak tahu apakah keputusan ini benar atau salah. Keputusan pertama yang kuambil dalam hidup untuk melepas sebuah kisah….Keputusan ‘bodoh’ atas sebuah keluguan dan kejujuran….. Ah sudahlah, aku pun sudah lupa… Terimakasih telah mengajarkan aku tentang rasa itu... Aku tak ingin mengingatmu lagi,, Burung liar nan indah yg tak henti mengajakku terbang keluar masuk belantara jingga.....Hingga membuat ringkih lonceng hatiku pun menjadi gugup berdentang karenanya......
10 Februari 2009
Akhirnya setelah melewati penelitian yang sangat ’complicated’ dan hampir menghabiskan waktu hampir 1 tahun, dan mampu membuat ’hari wisudaku’ mundur beberapa bulan dari waktu yang telah ditargetkan, hari ini aku berhasil mempresentasikan hasil penelitianku didepan dosen pembimbing, dosen pembahas dan teman2 dengan sukses....Tinggal 1 langkah lagi gelar akademik itu akan kuraih..
13 Februari 2009
Sapaan pertama setelah 1 bulan lamanya, tidak mudah…Tapi inilah bagian dari kisah itu. Ingin kulupa tapi kutahu kutakkan pernah bisa….Biarkan hanya menjadi sebuah kisah, dan menjadi bahan ’senyuman’ atau mungkin ’tertawaan’ suatu saat nanti ketika aku mengenangnya…Selamat datang kembali....
11 Maret 2009
Kumengawali hari ini dengan sejuta rasa... Ujian terakhir selama 4,5 tahun di kampus...Yups, hari ini ku ujian skripsi alias COMPRE. Berada dalam.ruangan dingin yang mampu membuatku berkeringat.. Sejak malam hingga pagi begitu banyak sms dari teman, saudara dan keluarga yang memberi semangat dan do’a, dan berkat semua itu serta karunia dariNya kudapat melaluinya dengan baik..
17 Maret 2009
Gabung dan buat akun di fesbuk..... halah gak penting ini...hehe... ;p
17 Juni 2009
Horee..aku Wisuda... ^_^. Akhirnya pake toga juga.... Harus senang ataukah sedih dalam pergantian status ini ?? Entahlah, yang aku tahu, aku senang hari ini, bisa mempersembahkan gelar ini kepada pahlawan dibalik setiap kesuksesan hidupku....Kedua orangtuaku...Dan yang bikin senang lagi, aku dapat hadiah dan bingkisan yang buanyaak, bunga yang buaanyak...Terimakasih ya teman2..I loph u pull...hehe...
8 Agustus 2009
Mulai belajar teori bisnis nih...membuat Resolusi ^_^... Jadwal 1 bulan full bakal bolak-balik Kobum-Balam..
15 Agustus 2009
Kehilangan salah seorang sahabat terbaik kami Muhammad Luthfi...Allah mengambilnya kembali dari kami, lewat kecelakaan lalu lintas malam ini. Seorang sahabat, saudara seperjuangan, teman berdebat, teman diskusi, dan tak sering juga menjadi teman ’berantem’. Teman yang sering kali memberikan motivasi dan inspirasi untuk menulis, memberikan semangat untuk tidak mengeluh, dan satu-satunya partner kerja yang pernah mengajakku syuro lewat sms, hingga tekor pulsa... :-).
Aah..terlalu banyak kenangan bersamamu sahabat...Semoga Allah menerima segala amalanMu, kau memberikan pelajaran berarti hari ini, bahwa kita semua akan kembali kepadaNya.
16 Agustus 2009
The first menginjakkan kaki di kota yang namanya Bekasi...Tapi bukan untuk liburan, tapi untuk mengantarkan kepergian saudara kami Alm.Luthfi. Hari ini semakin kusadar, kehidupan itu memang penuh dengan misteri…Termasuk hidupmu…Semua pasti punya cerita sendiri.. Biarkan ini menjadi episode dari sisi hidup mu, untuk menjadi pelajaran berharga dari rangkaian episode kehidupan kami..
Malamnya minep di DPC PKS Babelan Bekasi...4 akhwat tangguh punya cerita sendiri...eleh-eleh..he.. ^_^
17 Agustus 2009
Mengisi hari kemerdekaan di Menara Siger Lampung Selatan...’Mengambil Kesempatan dalam Kesempitan’ ^_^
8 September 2009
Innalillahi wa innailaihi rojiuun..Yayik dipanggil olehNya hari ini. Semoga Allah mengampuni semua dosa, menerima segala amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat yang terbaik disisiNya.. Semoga semangatmu senantiasa terwariskan buat kami...
13 September 2009
The last bolak-balik Kobum Balam....Teori sudah ditangan, sejuta mimpi tersimpan di kepala tinggal menunggu aksi...Resmi jadi warga KOBUM kembali hari ini...Kobuuum I’m comming...Tunggu gebrakan dariku...Jiiiaaah....hehe..
20 September 2009
IDUL FITRI 1430 Hijriah, hari yang paling membahagiakan, salah satunya karena ini saatnya kumpul bersama keluarga....Tapi lebaran tahun ini berbeda, dirumah berkurang satu personil yang kami sayangi, yayik –kakek-, biasanya setiap tahun beliau selalu menghabiskan malam takbiran bersama kami…Tapi hari lebaran tahun ini beliau ikut takbiran di kampung halaman seluruh umat manusia…
10 Oktober 2009
GOR Saburai menjadi saksi bisu berpuluh-puluh orang yang mencoba mengadu nasib disini. Wah, this is my first test loh..Tes CPNS BPOM. Baru kali ini merasakan persaingan begini dengan banyak orang..Katanya sih gak jauh beda rasanya dengan tes SPMB, tapi ku kan gak tau rasanya ikut SPMB wong
wkt masuk Unila lewat PKAB..he..
24 Oktober 2009
My second test di CPNS Deptan, bersaing dengan ratusan atau mungkin ribuan orang yang mempunyai harapan yang sama..Bertempat di Gedung Polinela Bandar Lampung berpuluh-puluh orang (*or ratusan mungkin*) mengikuti tes ini…Wuiih, rame euiy, lebih rame dari di BPOM..dan kebanyakan kenal lagi..dari orang yang dah lama tak bersua hingga orang yang bersua hampir tiap minggu…hehe….Lumayan seru lah pokoknya.. :-)
26 Oktober 2009
Pengumuman CPNS BPOM...My First Test........Oh, Ternyata dikau bukan yang pertama dan terakhir...!!! ^_^
1 November 2009
Pertemuan pertama dengan Murobbi yang baru di kota yang baru dengan rasa yang baru...pokoknya serba new lah hari ini... ^_^
29 November 2009
Tes CPNSD Lampung, tes pertama di daerah sendiri....Duduk tepat di depan pengawas, dengan badan yang lagi demam, flu, batuk, pilek…Wuaaah lengkap..plus soal2 yng bikin kepala tambah ‘mumet’.
2 Desember 2009
Hari milad ku.......Hohoho...tambah tua, tapi masih begini-begini aja.... Ckckck.... ;p
20 Desember 2009
Bisnis baru, gebrakan baru, mimpi baru.....Bismillah.... :-)
Banyak sekali kisah dan sejarah di tahun 2009, tapi disni aku hanya ingn menuliskan sejarah yang paling menyejarah di tahun 2009 dalam sebuah episode perjalanan hidup…..
13 Januari 2009
Sebuah keputusan yang sampai saat ini akupun tak tahu apakah keputusan ini benar atau salah. Keputusan pertama yang kuambil dalam hidup untuk melepas sebuah kisah….Keputusan ‘bodoh’ atas sebuah keluguan dan kejujuran….. Ah sudahlah, aku pun sudah lupa… Terimakasih telah mengajarkan aku tentang rasa itu... Aku tak ingin mengingatmu lagi,, Burung liar nan indah yg tak henti mengajakku terbang keluar masuk belantara jingga.....Hingga membuat ringkih lonceng hatiku pun menjadi gugup berdentang karenanya......
10 Februari 2009
Akhirnya setelah melewati penelitian yang sangat ’complicated’ dan hampir menghabiskan waktu hampir 1 tahun, dan mampu membuat ’hari wisudaku’ mundur beberapa bulan dari waktu yang telah ditargetkan, hari ini aku berhasil mempresentasikan hasil penelitianku didepan dosen pembimbing, dosen pembahas dan teman2 dengan sukses....Tinggal 1 langkah lagi gelar akademik itu akan kuraih..
13 Februari 2009
Sapaan pertama setelah 1 bulan lamanya, tidak mudah…Tapi inilah bagian dari kisah itu. Ingin kulupa tapi kutahu kutakkan pernah bisa….Biarkan hanya menjadi sebuah kisah, dan menjadi bahan ’senyuman’ atau mungkin ’tertawaan’ suatu saat nanti ketika aku mengenangnya…Selamat datang kembali....
11 Maret 2009
Kumengawali hari ini dengan sejuta rasa... Ujian terakhir selama 4,5 tahun di kampus...Yups, hari ini ku ujian skripsi alias COMPRE. Berada dalam.ruangan dingin yang mampu membuatku berkeringat.. Sejak malam hingga pagi begitu banyak sms dari teman, saudara dan keluarga yang memberi semangat dan do’a, dan berkat semua itu serta karunia dariNya kudapat melaluinya dengan baik..
17 Maret 2009
Gabung dan buat akun di fesbuk..... halah gak penting ini...hehe... ;p
17 Juni 2009
Horee..aku Wisuda... ^_^. Akhirnya pake toga juga.... Harus senang ataukah sedih dalam pergantian status ini ?? Entahlah, yang aku tahu, aku senang hari ini, bisa mempersembahkan gelar ini kepada pahlawan dibalik setiap kesuksesan hidupku....Kedua orangtuaku...Dan yang bikin senang lagi, aku dapat hadiah dan bingkisan yang buanyaak, bunga yang buaanyak...Terimakasih ya teman2..I loph u pull...hehe...
8 Agustus 2009
Mulai belajar teori bisnis nih...membuat Resolusi ^_^... Jadwal 1 bulan full bakal bolak-balik Kobum-Balam..
15 Agustus 2009
Kehilangan salah seorang sahabat terbaik kami Muhammad Luthfi...Allah mengambilnya kembali dari kami, lewat kecelakaan lalu lintas malam ini. Seorang sahabat, saudara seperjuangan, teman berdebat, teman diskusi, dan tak sering juga menjadi teman ’berantem’. Teman yang sering kali memberikan motivasi dan inspirasi untuk menulis, memberikan semangat untuk tidak mengeluh, dan satu-satunya partner kerja yang pernah mengajakku syuro lewat sms, hingga tekor pulsa... :-).
Aah..terlalu banyak kenangan bersamamu sahabat...Semoga Allah menerima segala amalanMu, kau memberikan pelajaran berarti hari ini, bahwa kita semua akan kembali kepadaNya.
16 Agustus 2009
The first menginjakkan kaki di kota yang namanya Bekasi...Tapi bukan untuk liburan, tapi untuk mengantarkan kepergian saudara kami Alm.Luthfi. Hari ini semakin kusadar, kehidupan itu memang penuh dengan misteri…Termasuk hidupmu…Semua pasti punya cerita sendiri.. Biarkan ini menjadi episode dari sisi hidup mu, untuk menjadi pelajaran berharga dari rangkaian episode kehidupan kami..
Malamnya minep di DPC PKS Babelan Bekasi...4 akhwat tangguh punya cerita sendiri...eleh-eleh..he.. ^_^
17 Agustus 2009
Mengisi hari kemerdekaan di Menara Siger Lampung Selatan...’Mengambil Kesempatan dalam Kesempitan’ ^_^
8 September 2009
Innalillahi wa innailaihi rojiuun..Yayik dipanggil olehNya hari ini. Semoga Allah mengampuni semua dosa, menerima segala amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat yang terbaik disisiNya.. Semoga semangatmu senantiasa terwariskan buat kami...
13 September 2009
The last bolak-balik Kobum Balam....Teori sudah ditangan, sejuta mimpi tersimpan di kepala tinggal menunggu aksi...Resmi jadi warga KOBUM kembali hari ini...Kobuuum I’m comming...Tunggu gebrakan dariku...Jiiiaaah....hehe..
20 September 2009
IDUL FITRI 1430 Hijriah, hari yang paling membahagiakan, salah satunya karena ini saatnya kumpul bersama keluarga....Tapi lebaran tahun ini berbeda, dirumah berkurang satu personil yang kami sayangi, yayik –kakek-, biasanya setiap tahun beliau selalu menghabiskan malam takbiran bersama kami…Tapi hari lebaran tahun ini beliau ikut takbiran di kampung halaman seluruh umat manusia…
10 Oktober 2009
GOR Saburai menjadi saksi bisu berpuluh-puluh orang yang mencoba mengadu nasib disini. Wah, this is my first test loh..Tes CPNS BPOM. Baru kali ini merasakan persaingan begini dengan banyak orang..Katanya sih gak jauh beda rasanya dengan tes SPMB, tapi ku kan gak tau rasanya ikut SPMB wong
wkt masuk Unila lewat PKAB..he..
24 Oktober 2009
My second test di CPNS Deptan, bersaing dengan ratusan atau mungkin ribuan orang yang mempunyai harapan yang sama..Bertempat di Gedung Polinela Bandar Lampung berpuluh-puluh orang (*or ratusan mungkin*) mengikuti tes ini…Wuiih, rame euiy, lebih rame dari di BPOM..dan kebanyakan kenal lagi..dari orang yang dah lama tak bersua hingga orang yang bersua hampir tiap minggu…hehe….Lumayan seru lah pokoknya.. :-)
26 Oktober 2009
Pengumuman CPNS BPOM...My First Test........Oh, Ternyata dikau bukan yang pertama dan terakhir...!!! ^_^
1 November 2009
Pertemuan pertama dengan Murobbi yang baru di kota yang baru dengan rasa yang baru...pokoknya serba new lah hari ini... ^_^
29 November 2009
Tes CPNSD Lampung, tes pertama di daerah sendiri....Duduk tepat di depan pengawas, dengan badan yang lagi demam, flu, batuk, pilek…Wuaaah lengkap..plus soal2 yng bikin kepala tambah ‘mumet’.
2 Desember 2009
Hari milad ku.......Hohoho...tambah tua, tapi masih begini-begini aja.... Ckckck.... ;p
20 Desember 2009
Bisnis baru, gebrakan baru, mimpi baru.....Bismillah.... :-)
Rabu, 23 Desember 2009
KISAH KU DI CPNSD…..KEYAKINAN YANG TAK BERUJUNG.... ^_^
Pengumuman itu akhirnya mampu juga membuatku tak mampu menahan bendungan air bening dari sudut2 mata....Alhamdulilllah kali ini namanya nyelip lagi, nyelip tidak tercetak…hehe…
Oh no….NO.., tentu saja air itu jatuh bukan dengan alasan itu… Kuyakinkan air mata ini terlalu mahal untuk sekedar dikeluarkan untuk masalah PNS –duniawi sekali bukan-..
Air mata ini jatuh karena tak tahan melihat harapan kedua orangtuaku kali ini kandas lagi. Kulihat betapa inginnya mereka aku mendapatkan jabatan itu, aah padahal hanya sekedar mengharapkan status sosial..??..
Apa iya aku gak punya kapasitas untuk jadi PNS..??..soalnya dah 3x ikut tes –BPOM, DEPTAN, CPNSD- namanya belum tercetak juga.. Nasib...nasib...hehe...Hmm...kuyakin aku mampu, tapi dengan catatan aku MAU....Nanti ketika memang harus ikut tes lagi, agaknya yang harus keperbaiki adalah NIAT dan KESUNGGUHAN deh.... Memang sesuatu yang tidak dijalankan sepenuh hati hasilnya juga tidak akan mendapatkan HATI yang penuh... (*hehe...ngeles wae’:p )... ‘Allah mengikuti prasangka hambanya’, hari ini ku buktikan itu.....
Dari awal PNS bukanlah tujuan hidupku, begitu jauh mimpi ini kubawa tidak hanya sekedar untuk mendapatkan status sosial itu...Beribu kasus ‘kotornya’ sistem perekrutan sudah mampu membuatku hanya meninggalkan setitik harap disana. Segenggam harapan membangun peradaban itulah cita-citaku..Mungkin PNS adalah salah satu jalan, tapi masih ada 1000 jalan lain yang lebih baik...
Kuingin membahagiakan mereka –orangtuaku- dengan cara yang lain, dengan cara yang lebih baik, dan ku yakin aku bisa...Ku kan buktikan pada mereka dan dunia bahwa ‘jalan lain’ itu justru jauh lebih indah dan barokah.... *ceritanya lagi semangat ini* ^_^
Kegagalan hari ini merupakan tanda ada yang lebih baik yang akan Allah berikan..Tugas kita hanya berusaha dan berdoa, selanjutnya skenario Allah lah yang berjalan.....Hayolah semangat, LIFE MUST GO ON...Masih ada seribu jalan menuju Roma (*walaupun gk pernah punya cita2 pergi ke Roma* ^_^)...
Kotabumi, 22 Desember 2009 / 5 Muharram 1431 H
7;49 di ruang peradaban....
Oh no….NO.., tentu saja air itu jatuh bukan dengan alasan itu… Kuyakinkan air mata ini terlalu mahal untuk sekedar dikeluarkan untuk masalah PNS –duniawi sekali bukan-..
Air mata ini jatuh karena tak tahan melihat harapan kedua orangtuaku kali ini kandas lagi. Kulihat betapa inginnya mereka aku mendapatkan jabatan itu, aah padahal hanya sekedar mengharapkan status sosial..??..
Apa iya aku gak punya kapasitas untuk jadi PNS..??..soalnya dah 3x ikut tes –BPOM, DEPTAN, CPNSD- namanya belum tercetak juga.. Nasib...nasib...hehe...Hmm...kuyakin aku mampu, tapi dengan catatan aku MAU....Nanti ketika memang harus ikut tes lagi, agaknya yang harus keperbaiki adalah NIAT dan KESUNGGUHAN deh.... Memang sesuatu yang tidak dijalankan sepenuh hati hasilnya juga tidak akan mendapatkan HATI yang penuh... (*hehe...ngeles wae’:p )... ‘Allah mengikuti prasangka hambanya’, hari ini ku buktikan itu.....
Dari awal PNS bukanlah tujuan hidupku, begitu jauh mimpi ini kubawa tidak hanya sekedar untuk mendapatkan status sosial itu...Beribu kasus ‘kotornya’ sistem perekrutan sudah mampu membuatku hanya meninggalkan setitik harap disana. Segenggam harapan membangun peradaban itulah cita-citaku..Mungkin PNS adalah salah satu jalan, tapi masih ada 1000 jalan lain yang lebih baik...
Kuingin membahagiakan mereka –orangtuaku- dengan cara yang lain, dengan cara yang lebih baik, dan ku yakin aku bisa...Ku kan buktikan pada mereka dan dunia bahwa ‘jalan lain’ itu justru jauh lebih indah dan barokah.... *ceritanya lagi semangat ini* ^_^
Kegagalan hari ini merupakan tanda ada yang lebih baik yang akan Allah berikan..Tugas kita hanya berusaha dan berdoa, selanjutnya skenario Allah lah yang berjalan.....Hayolah semangat, LIFE MUST GO ON...Masih ada seribu jalan menuju Roma (*walaupun gk pernah punya cita2 pergi ke Roma* ^_^)...
Kotabumi, 22 Desember 2009 / 5 Muharram 1431 H
7;49 di ruang peradaban....
MOTHER YOU'RE MY BEST MOTIVATOR....

M=Motivator,,
O=Onlyone,,
T=TenderLove,,
H=Heartiest,,
E=Exceptional,,
R=Responsibilities.....
Selamat hari ibu...Say Love for your MOTHER .........
Kasihnya Ibu...
Tulus sejati seperti RasulTaatnya pada Ilahi
Ikhlas, tulus, kekal, abadi...
Kasih yang tak dpt ditukar ganti
Sedari kecil, hingga dewasa
Ibu menjaga, membelai penuh manja
Tabah, tanpa merasa lelah
Karena kewajiban dan amanah
Kini... engkau telah dewasa
Hati Ibu mesti di jaga
Jangan jadi anak durhaka
Kasihnya Ibu membawa ke Syurga
Jikalau Ibu telah tiada
Kirimkan do'a janganlah kita lupa
Hanya itu saja caranya
Untuk membalas jasa Ibunda
-NASYID-
Kamis, 17 Desember 2009
BELAJAR DARI DUA PENGUSAHA BERSAHAJA..
Sekitar empat bulan terakhir saya diberi kesempatan untuk banyak berinteraksi dengan beberapa pengusaha. Bermula dari keikutsertaan saya dalam Universal Enterprise, kemudian banyak mengenal banyak karakter dan pola pikir beberapa tentor disana. Sejak awal, yang ada di benak saya para pengusaha itu adalah orang2 hebat, orang2 sukses –dlm parameter duniawi-, orang2 yang berani mengambil resiko dan pekerja keras, bermobil mewah, mempunyai rumah besar dan luas, dan anak2 dengan pendidikan terjamin... Kondisi yang sangat ideal bukan??. Dan kebanyakan memang seperti itu adanya yang kita lihat. Banyak sekali ilmu yang bisa kudapatkan disana, dari bagaimana mereka memulai usaha, mengalami kegagalan hingga merasakan kesuksesan seperti sekarang. Kagum melihat mereka, semangatnya itu luar biasa..Proses ’cuci otak’ nampaknya berhasil diterapkan pada diriku...hehe...
Suatu ketika saya diberi kesempatan untuk silaturahim ke rumah salah seorang Bapak –kita sebut saja namanya Bapak X-. Beliau adalah seorang pengusaha di Lampung, bergerak di bidang kuliner, dan mempunyai omset perbulan diatas 50 juta, apalagi jika menjelang perayaan hari-hari besar omset bisa mencapai 100 juta ke atas karena pemesanan pada produk yang ia jual pasti akan meningkat tajam. Sepanjang perjalanan yang ada di benakku adalah rumah besar yang akan kami kunjungi, mungkin dengan beberapa kendaraan yang sedang parkir di halaman, karena jika dilihat dari omset penjualan bukan hal yang mustahil Bapak ini memiliki kapasitas kekayaan seperti ini. Dengan bermodal alamat rumah yang dikirim via sms kami mencoba menemukan rumah sang Bapak. Hingga berhentilah kami di depan gang sempit sesuai dengan alamat yang ditunjukkan sang Bapak melalui sms itu.. Hmmm, awalnya tampak ragu masuk ke gang sempit itu, tapi nampaknya ini memang alamat yang benar..Menyusuri beberapa rumah, seraya memperhatikan nomor-nomor rumah di sepanjang gang itu, hingga kami menemukan nomor rumah yang kami cari.. Teman ku sempat bertanya sebelum kami menghampiri rumah itu ’Bener kan ini rumahnya??’, tanyanya ragu......Ku lihat kembali layar hp ku, ’bener kok, sesuai dengan yang ada di sms’. Kemudian kami mengetuk pintu hingga ada seorang ibu membukakannya, ’Assalamualaikum, maaf bu, Benar ini rumahnya Bapak X??, Bapaknya ada??’ tanya saya. ‘Iya bener, ini mb Evi yang dari Unila itu ya??, Tapi Bapak lagi keluar, tadi titip pesan kalau mbak datang disuruh masuk saja dan langsung ke ruang produksi’ jawabnya..Aku tersenyum.. Alhamdulillah berarti kita gak salah rumah... ;0
Kami melangkah masuk ke dalam rumah itu, melewati ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan, tak ada satupun barang mewah disana..Sederhana...bahkan bisa kubilang sederhana sekali. Yang terlihat adalah tumpukkan kardus dan barang-barang yang berkenaan dengan usaha sang Bapak. Hingga kami masuk ke sebuah ruangan yang disebut ‘ruang produksi’ oleh sang Ibu.. Ruangan yang tidak seberapa besar, tapi tahukah berapa orang disana ??, Ada sekitar 12 orang ibu2 yang sedang bekerja... Sambil menunggu sang Bapak datang kami terkesima melihat kegiatan disana, ternyata dari ruang sekecil ini’peradaban’ itu bisa bermula, berhasil menghidupi beberapa karyawan dan menyerap pengangguran. Dari info yang kami dapat disana kurang lebih ada 25 orang karyawan, dan jika pesanan sedang banyak karyawan bisa mencapai 35-40 orang dengan gaji Rp300-550rb/bulan. Lagi-lagi tak ada barang mewah disana, dan rumahnya pun tidak lebih dari rumah seorang PNS yang berpenghasilan Rp.2 juta / bulannya... ^_^
Kesempatan kedua berselang sekitar dua bulan dari kunjungan pertama, kali ini silturahim ke rumah seorang pengusaha Agribisnis, tapi juga punya seabrek kegiatan lainnya..Kali ini kita sebut saja Bapak Y...Beliau pemilik sekaligus terapis klinik akupuntur, malam hari beliau kerja di sebuah apotik ternama di B.Lampung. Dan memiliki sebuah usaha Agribisnis di rumahnya. Oh ya, beliau juga seorang HRD di sebuah perusahaan import rempah2 di dekat rumahnya...-gak kebayang kan gmna cara bagi waktunya??. Kali ini kami mengunjungi rumahnya dengan ikut serta dalam mobilnya, -jadi gak perlu cari2 lagi-. Dari performa, dan mobilnya bisa terlihat kesejahteraan secara materi yang dimilikinya. Beliau sangat ramah dan tak sungkan berbagi ilmu apa saja tentang usahanya. Disepanjang perjalanan beberapa kali ia mengangkat telepon, menerima pesanan dari produk agribisnisnya.. Kita yang di dalam mobil hanya bisa saling tatap, Subhanallah...gak kebayang deh berapa omzet yang ia dapat dalam sekali pemesanan.. Inspiring...Luar Biasa...Tak ayal sepanjang perjalanan yang ada di benakku saat itu adalah kami pasti akan mengunjungi sebuah rumah besar, yah seperti rumah para pejabat dan pengusaha layaknya... Setibanya di rumahnya, ternyata kali ini perkiraan saya salah lagi... Rumahnya cukup sederhana, kecil, dan biasa saja...Lagi-lagi tak ada barang mewah disana...Hanya saja pada bagian belakang rumahnya ada beberapa ruangan dan halaman luas yang ia jadikan tempat usahanya. Dan disinilah hartanya tersimpan, bukan dalam bentuk barang tapi dalam bentuk investasi jangka panjang.... Great Ispiring....
Tulisan ini bertujuan agar kita bisa mengambil hikmah dari pengalaman dan kondisi hidup mereka. Betapa banyak orang-orang yang ‘berlagak’ kaya,membusungkan dada dan mengangkat kepala padahal tidak memiliki apa-apa, atau bahkan harta yang mereka dapatkan hasil dari penipuan –korupsi dkk-. Dua orang pengusaha diatas adalah salah dua dari beribu pengusaha sukses yang unik..Kenapa saya bilang unik??, karena dari beberapa pengusaha yang sempat saya kenal mereka memiliki kepribadian yang sangat bersahaja. Ada beberapa kata yang sempat terlontar dari mereka kepada kami dan itu masih saya ingat hingga saat ini ‘Semua ini hanya pinjaman, dan pinjaman itu pasti akan dikembalikan.. Saya sudah merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang ada pada saya saat ini..Saya sudah merasa puas makan dengan ‘HASIL TANGAN’ saya sendiri. Dan jika Ia mau mengambilnya suatu saat maka saya tidak akan terlalu kaget karenanya...Bukankah saya masih memiliki tangan??’
Semoga saya dan kita semua bisa mencontoh mereka, menggunakan tangan sendiri untuk meraih mimpi....dan mengajak tangan-tangan baru untuk bersama meraih mimpi...
Bukan dibawah tangan orang lain, juga tidak untuk berada diatas tangan orang lain.
Tapi tangan ini, untuk menggenggam erat tangan yang lain...... ^_^
Kotabumi,18 Desember 2009 / 1 Muharram 1431 H
11 ; 14 WIB
Suatu ketika saya diberi kesempatan untuk silaturahim ke rumah salah seorang Bapak –kita sebut saja namanya Bapak X-. Beliau adalah seorang pengusaha di Lampung, bergerak di bidang kuliner, dan mempunyai omset perbulan diatas 50 juta, apalagi jika menjelang perayaan hari-hari besar omset bisa mencapai 100 juta ke atas karena pemesanan pada produk yang ia jual pasti akan meningkat tajam. Sepanjang perjalanan yang ada di benakku adalah rumah besar yang akan kami kunjungi, mungkin dengan beberapa kendaraan yang sedang parkir di halaman, karena jika dilihat dari omset penjualan bukan hal yang mustahil Bapak ini memiliki kapasitas kekayaan seperti ini. Dengan bermodal alamat rumah yang dikirim via sms kami mencoba menemukan rumah sang Bapak. Hingga berhentilah kami di depan gang sempit sesuai dengan alamat yang ditunjukkan sang Bapak melalui sms itu.. Hmmm, awalnya tampak ragu masuk ke gang sempit itu, tapi nampaknya ini memang alamat yang benar..Menyusuri beberapa rumah, seraya memperhatikan nomor-nomor rumah di sepanjang gang itu, hingga kami menemukan nomor rumah yang kami cari.. Teman ku sempat bertanya sebelum kami menghampiri rumah itu ’Bener kan ini rumahnya??’, tanyanya ragu......Ku lihat kembali layar hp ku, ’bener kok, sesuai dengan yang ada di sms’. Kemudian kami mengetuk pintu hingga ada seorang ibu membukakannya, ’Assalamualaikum, maaf bu, Benar ini rumahnya Bapak X??, Bapaknya ada??’ tanya saya. ‘Iya bener, ini mb Evi yang dari Unila itu ya??, Tapi Bapak lagi keluar, tadi titip pesan kalau mbak datang disuruh masuk saja dan langsung ke ruang produksi’ jawabnya..Aku tersenyum.. Alhamdulillah berarti kita gak salah rumah... ;0
Kami melangkah masuk ke dalam rumah itu, melewati ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan, tak ada satupun barang mewah disana..Sederhana...bahkan bisa kubilang sederhana sekali. Yang terlihat adalah tumpukkan kardus dan barang-barang yang berkenaan dengan usaha sang Bapak. Hingga kami masuk ke sebuah ruangan yang disebut ‘ruang produksi’ oleh sang Ibu.. Ruangan yang tidak seberapa besar, tapi tahukah berapa orang disana ??, Ada sekitar 12 orang ibu2 yang sedang bekerja... Sambil menunggu sang Bapak datang kami terkesima melihat kegiatan disana, ternyata dari ruang sekecil ini’peradaban’ itu bisa bermula, berhasil menghidupi beberapa karyawan dan menyerap pengangguran. Dari info yang kami dapat disana kurang lebih ada 25 orang karyawan, dan jika pesanan sedang banyak karyawan bisa mencapai 35-40 orang dengan gaji Rp300-550rb/bulan. Lagi-lagi tak ada barang mewah disana, dan rumahnya pun tidak lebih dari rumah seorang PNS yang berpenghasilan Rp.2 juta / bulannya... ^_^
Kesempatan kedua berselang sekitar dua bulan dari kunjungan pertama, kali ini silturahim ke rumah seorang pengusaha Agribisnis, tapi juga punya seabrek kegiatan lainnya..Kali ini kita sebut saja Bapak Y...Beliau pemilik sekaligus terapis klinik akupuntur, malam hari beliau kerja di sebuah apotik ternama di B.Lampung. Dan memiliki sebuah usaha Agribisnis di rumahnya. Oh ya, beliau juga seorang HRD di sebuah perusahaan import rempah2 di dekat rumahnya...-gak kebayang kan gmna cara bagi waktunya??. Kali ini kami mengunjungi rumahnya dengan ikut serta dalam mobilnya, -jadi gak perlu cari2 lagi-. Dari performa, dan mobilnya bisa terlihat kesejahteraan secara materi yang dimilikinya. Beliau sangat ramah dan tak sungkan berbagi ilmu apa saja tentang usahanya. Disepanjang perjalanan beberapa kali ia mengangkat telepon, menerima pesanan dari produk agribisnisnya.. Kita yang di dalam mobil hanya bisa saling tatap, Subhanallah...gak kebayang deh berapa omzet yang ia dapat dalam sekali pemesanan.. Inspiring...Luar Biasa...Tak ayal sepanjang perjalanan yang ada di benakku saat itu adalah kami pasti akan mengunjungi sebuah rumah besar, yah seperti rumah para pejabat dan pengusaha layaknya... Setibanya di rumahnya, ternyata kali ini perkiraan saya salah lagi... Rumahnya cukup sederhana, kecil, dan biasa saja...Lagi-lagi tak ada barang mewah disana...Hanya saja pada bagian belakang rumahnya ada beberapa ruangan dan halaman luas yang ia jadikan tempat usahanya. Dan disinilah hartanya tersimpan, bukan dalam bentuk barang tapi dalam bentuk investasi jangka panjang.... Great Ispiring....
Tulisan ini bertujuan agar kita bisa mengambil hikmah dari pengalaman dan kondisi hidup mereka. Betapa banyak orang-orang yang ‘berlagak’ kaya,membusungkan dada dan mengangkat kepala padahal tidak memiliki apa-apa, atau bahkan harta yang mereka dapatkan hasil dari penipuan –korupsi dkk-. Dua orang pengusaha diatas adalah salah dua dari beribu pengusaha sukses yang unik..Kenapa saya bilang unik??, karena dari beberapa pengusaha yang sempat saya kenal mereka memiliki kepribadian yang sangat bersahaja. Ada beberapa kata yang sempat terlontar dari mereka kepada kami dan itu masih saya ingat hingga saat ini ‘Semua ini hanya pinjaman, dan pinjaman itu pasti akan dikembalikan.. Saya sudah merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang ada pada saya saat ini..Saya sudah merasa puas makan dengan ‘HASIL TANGAN’ saya sendiri. Dan jika Ia mau mengambilnya suatu saat maka saya tidak akan terlalu kaget karenanya...Bukankah saya masih memiliki tangan??’
Semoga saya dan kita semua bisa mencontoh mereka, menggunakan tangan sendiri untuk meraih mimpi....dan mengajak tangan-tangan baru untuk bersama meraih mimpi...
Bukan dibawah tangan orang lain, juga tidak untuk berada diatas tangan orang lain.
Tapi tangan ini, untuk menggenggam erat tangan yang lain...... ^_^
Kotabumi,18 Desember 2009 / 1 Muharram 1431 H
11 ; 14 WIB
Optimisme Tahun Baru Hijriyah 1431 H
Dengan pergantian waktu setahun, menunjukkan bahwa umur kita bertambah
satu tahun, tetapi kesempatan hidup kita di dunia telah berkurang pula
satu tahun, yang berarti semakin jauh kita dari kelahiran dan semakin
dekat kita kepada kematian.
satu tahun, tetapi kesempatan hidup kita di dunia telah berkurang pula
satu tahun, yang berarti semakin jauh kita dari kelahiran dan semakin
dekat kita kepada kematian.
Secara historis, hijrah adalah peristiwa keberangkatan nabi besar Muhammad
s.a.w. dan para sahabatnya dari kota Makkah menuju kota Yathrib, yang
kemudian disebut al-Madinah al-Munawwarah.
s.a.w. dan para sahabatnya dari kota Makkah menuju kota Yathrib, yang
kemudian disebut al-Madinah al-Munawwarah.
Dalam konteks sekarang ini, pemaknaan hijrah tentu bukan selalu harus
identik dengan meninggalkan kampung halaman seperti yang dilakukan oleh
Rasulullah s.a.w. dan kaum muhajirin,.
identik dengan meninggalkan kampung halaman seperti yang dilakukan oleh
Rasulullah s.a.w. dan kaum muhajirin,.
Dalam sebuah riwayat dikisahkan, ada seorang yang mendatangi Rasulullah
dan berkata: wahai Rasulullah,saya baru saja mengunjungi kaum yang
berpendapat bahwa hijrah telah telah berakhir,
dan berkata: wahai Rasulullah,saya baru saja mengunjungi kaum yang
berpendapat bahwa hijrah telah telah berakhir,
Rasulullah bersabda:”Sesungguhnya hijrah itu tidak ada hentinya, sehingga terhentinya
taubat, dan taubat itu tidak ada hentinya sehingga matahari terbit dari
sebelah barat”.
taubat, dan taubat itu tidak ada hentinya sehingga matahari terbit dari
sebelah barat”.
Mari kita jadikan peralihan tahun sebagai momen untuk melihat kembali
catatan yang mewarnai perjalanan hidup masa lalu, dengan melakukan
renungan atas apa yang telah kita perbuat. Kita gunakan kesempatan ini
untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup di dunia dan akhirat
kelak, dengan bercermin kepada nilai-nilai dan semangat hijrah dalam
kehidupan beragama dan bermasyarakat, karena sesungguhnya Allah menjadikan
pergantian siang dan malam untuk dijadikan pelajaran dan mengungkapkan
rasa syukur, sebagaimana firman-Nya dalam surat al-Furqan:62:
catatan yang mewarnai perjalanan hidup masa lalu, dengan melakukan
renungan atas apa yang telah kita perbuat. Kita gunakan kesempatan ini
untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup di dunia dan akhirat
kelak, dengan bercermin kepada nilai-nilai dan semangat hijrah dalam
kehidupan beragama dan bermasyarakat, karena sesungguhnya Allah menjadikan
pergantian siang dan malam untuk dijadikan pelajaran dan mengungkapkan
rasa syukur, sebagaimana firman-Nya dalam surat al-Furqan:62:
“Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang
yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur. ”
yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur. ”
Rabu, 09 Desember 2009
ANTARA TITIK DAN KOMA
Terlewat jarak, sejauh waktu yang jatuh..
Melepas sejuta kenangan serapuh gaduh
Ranting pun gemertak patah ketika mengingat itu..
Mengguncang separuh jiwa yang kosong karena ngilu..
ketika jejak langkah menyatukan separuh jiwa itu,
lalu membumikan yang tak pernah dimengerti....
Sebuah masa lalu yang tak ingin kuulangi lagi......
Selasa, 01 Desember 2009
REALITA MERUPAKAN EPISODE HIDUP YANG HARUS KUJALANI DAN JADIKANLAH HIDUP LEBIH BERMAKNA DI USIA YANG BARU INI...
Pagi ini ku kembali terjaga. Kembali menghirup segarnya udara kehidupan. Dia masih memberikan kesempatan untuk kembali berjumpa dengan orang-orang yang ku cintai dan segala hal yang selalu membuat degupan jantung kerinduan ini berdetak begitu kencangnya.
Dengan Rahmat~Nya, Dia masih memberi kesempatan. Kesempatan untuk melihat sejenak ke belakang. Untuk melihat hal apa saja yang dirasa kurang dan senantiasa perlu untuk terus dibenahi.
Mungkin kemarin mata ini tak terjaga. Tidak pula lidah, pikiran dan juga hati. Banyak gerak yang ternyata masih jauh dari nilai yang berarti. Meski begitu, kini Dia masih menganugerahkan hari baru untuk kembali.
Banyak sudah yang dilalui...
Bahagia.. sedih.. menangis.. tertawa.. prestasi.. tumbang.. bangkit.. jatuh cinta.. patah hati..
Sebuah proses mencari arti hidup...
Sampai detik ini...
Begitu cepat masa berlalu, umpama air tenang lalu meniti tirai-tirai dedaun yang sedang mekar menghias taman… semoga Allah merahmati diriku, panjangkan umurku, murahkan rezekiku, dan matikan aku dalam nikmat Islam dan Iman, Amiin…
Hari ini, tanggal 02, bulan 12, tahun 09.
Sebuah ucapan untuk….... diriku sendiri (hihi..)
dan juga semua orang yang memiliki tanggal dan bulan lahir sama...
Awan berarak ceria tiada titisan hujan,
Pohon melambai tanda sokongan,
Kususuri perjalanan bertemankan senyuman,
Di hari lahirmu sahabatku,
Dedaun berguguran,
Membuktikan kedewasaan,
Walau tanpa madah dan hadiah,
Namun cukup untukmu sekadar ucapan…
Usiamu ibarat mutiara,
Tiada berganti lagi,
Hiaskan iman bersulam taqwa,
Agar sempat menuju haruman syurgawi,
Selamat Hari Lahir,
Iringan doa kuhulur,
Bersyukur kepada-Nya,
Atas nikmat usia.
(Dendang sebuah nasyid, tapi lupa siapa yang poenya ni lagu...klw gak salah sih HIJJAZ..He...)
Saat ini mungkin hari-hari terbaik bagiku untuk melihat jalan ke depan. Jalan yang entah seperti apa telah Engkau lukiskan untukku. Aku tak punya kata-kata tentang apa yang terjadi pada hidupku kelak. Tapi aku punya tangan-tangan yang terus mengais rizkiMu dan aku punya mimpi yang akan terus aku wujudkan.
Mungkin masih ada jalan untukku terbentang terang. Dan aku harap masih ada orang-orang baik yang mau memberiku uluran semangat yang kelak akan ku gunakan demi bekalku nanti..
Semoga setiap bingkai kata dan binar mataku senantiasa menghadirkan harap pada ketenangan. Dan semoga tangkai-tangkai iman di pematang jiwaku, selalu hadir bersemi dan kelak menuaikan ketaqwaan. Dan semoga diri terbimbing untuk semakin berbakti pada orangtuaku tercinta dan mengharum menyebarkan wangi persaudaraan pada orang-orang yang kucintai. Padamu Allah senantiasa ku berharap
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar menumbuhkan rasa cinta kepada-Mu dalam dadaku, kecintaan terhadap orang yang mencintai-Mu, dan kecintaan terhadap amal yang mendekatkan aku kepada cinta-Mu. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada junjungan Rasulullah SAW, keluarga, dan para sahabat serta umatnya yang tetap istiqomah hingga akhir nanti.
Ya Allah ya Tuhanku, puji dan syukur aku sampaikan kehadirat-Mu, atas segala nikmat dan rahmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku. Nikmat dan rahmat yang begitu banyak sehingga aku tidak bisa menghitung berapa jumlah dan harganya nikmat-Mu itu..
Ya Allah, jadikanlah umurku yang masih bersisa ini untuk bernilai disisiMu. Janganlah dibiarkan aku menyiakan umur ku ini..dan sudilah kiranya untuk meletakkan namaku ini dalam senarai penghuni syurgaMu...aminn.
“Ya Allah, jadikanlah kebaikan itu pada penghujung umurku. Ya Allah jadikanlah kesudahan amalku itu adalah ridho-Mu. Ya Allah jadikanlah saat yang terbaik bagiku adalah ketika aku menemui-Mu.”(HR. Thabrani)
“Hasibu anfusakum kobla antuhasabu” (Hisablah dirimu sebelum dirimu di hisab) {Umar bin Khatab}
Kotabumi, 2 Desember 2009 / 13 Dzulhijjah 1430 H
Dengan Rahmat~Nya, Dia masih memberi kesempatan. Kesempatan untuk melihat sejenak ke belakang. Untuk melihat hal apa saja yang dirasa kurang dan senantiasa perlu untuk terus dibenahi.
Mungkin kemarin mata ini tak terjaga. Tidak pula lidah, pikiran dan juga hati. Banyak gerak yang ternyata masih jauh dari nilai yang berarti. Meski begitu, kini Dia masih menganugerahkan hari baru untuk kembali.
Banyak sudah yang dilalui...
Bahagia.. sedih.. menangis.. tertawa.. prestasi.. tumbang.. bangkit.. jatuh cinta.. patah hati..
Sebuah proses mencari arti hidup...
Sampai detik ini...
Begitu cepat masa berlalu, umpama air tenang lalu meniti tirai-tirai dedaun yang sedang mekar menghias taman… semoga Allah merahmati diriku, panjangkan umurku, murahkan rezekiku, dan matikan aku dalam nikmat Islam dan Iman, Amiin…
Hari ini, tanggal 02, bulan 12, tahun 09.
Sebuah ucapan untuk….... diriku sendiri (hihi..)
dan juga semua orang yang memiliki tanggal dan bulan lahir sama...
Awan berarak ceria tiada titisan hujan,
Pohon melambai tanda sokongan,
Kususuri perjalanan bertemankan senyuman,
Di hari lahirmu sahabatku,
Dedaun berguguran,
Membuktikan kedewasaan,
Walau tanpa madah dan hadiah,
Namun cukup untukmu sekadar ucapan…
Usiamu ibarat mutiara,
Tiada berganti lagi,
Hiaskan iman bersulam taqwa,
Agar sempat menuju haruman syurgawi,
Selamat Hari Lahir,
Iringan doa kuhulur,
Bersyukur kepada-Nya,
Atas nikmat usia.
(Dendang sebuah nasyid, tapi lupa siapa yang poenya ni lagu...klw gak salah sih HIJJAZ..He...)
Saat ini mungkin hari-hari terbaik bagiku untuk melihat jalan ke depan. Jalan yang entah seperti apa telah Engkau lukiskan untukku. Aku tak punya kata-kata tentang apa yang terjadi pada hidupku kelak. Tapi aku punya tangan-tangan yang terus mengais rizkiMu dan aku punya mimpi yang akan terus aku wujudkan.
Mungkin masih ada jalan untukku terbentang terang. Dan aku harap masih ada orang-orang baik yang mau memberiku uluran semangat yang kelak akan ku gunakan demi bekalku nanti..
Semoga setiap bingkai kata dan binar mataku senantiasa menghadirkan harap pada ketenangan. Dan semoga tangkai-tangkai iman di pematang jiwaku, selalu hadir bersemi dan kelak menuaikan ketaqwaan. Dan semoga diri terbimbing untuk semakin berbakti pada orangtuaku tercinta dan mengharum menyebarkan wangi persaudaraan pada orang-orang yang kucintai. Padamu Allah senantiasa ku berharap
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar menumbuhkan rasa cinta kepada-Mu dalam dadaku, kecintaan terhadap orang yang mencintai-Mu, dan kecintaan terhadap amal yang mendekatkan aku kepada cinta-Mu. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada junjungan Rasulullah SAW, keluarga, dan para sahabat serta umatnya yang tetap istiqomah hingga akhir nanti.
Ya Allah ya Tuhanku, puji dan syukur aku sampaikan kehadirat-Mu, atas segala nikmat dan rahmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku. Nikmat dan rahmat yang begitu banyak sehingga aku tidak bisa menghitung berapa jumlah dan harganya nikmat-Mu itu..
Ya Allah, jadikanlah umurku yang masih bersisa ini untuk bernilai disisiMu. Janganlah dibiarkan aku menyiakan umur ku ini..dan sudilah kiranya untuk meletakkan namaku ini dalam senarai penghuni syurgaMu...aminn.
“Ya Allah, jadikanlah kebaikan itu pada penghujung umurku. Ya Allah jadikanlah kesudahan amalku itu adalah ridho-Mu. Ya Allah jadikanlah saat yang terbaik bagiku adalah ketika aku menemui-Mu.”(HR. Thabrani)
“Hasibu anfusakum kobla antuhasabu” (Hisablah dirimu sebelum dirimu di hisab) {Umar bin Khatab}
Kotabumi, 2 Desember 2009 / 13 Dzulhijjah 1430 H
Mencoba memaknai arti dari ’HARI LAHIR’
Pertama, hari lahir berarti beban tanggung jawab yang semakin besar, tidak seperti anak-anak lagi yang selalu bergantung pada orang tua, yang remaja mulai memikirkan masa depan mereka, dan yang sudah dewasa mulai mempersiapkan diri pada kehidupan mandiri. (Aku masuk yg mana ya..he..). Yang jelas bertambahnya usia berarti beban tanggung jawab yang semakin besar, tidak boleh lagi bermanja-manja ria dengan segala aktivitas kesenangan tetapi sudah mulai belajar bertanggung jawab dengan semua amanah yang diberikan, baik itu amanah dari orang tua, maupun dari masyarakat.
Kedua, kematian yang semakin dekat. Usia kita yang bertambah bukan berarati kita telah bertambah usia hidup di dunia, tetapi justru semakin umur yang diberikan Alloh itu semakin berkurang. Tidak tahu kapan Dia akan memanggil hamba-Nya, yang perlu kita siapkan adalah kebermaknaan diri kita dalam kehidupan ini.
Ketiga, hari lahir adalah hari perjuangan penciptaan manusia. “…Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya…” (QS Al-Hajj (22): 5).
Hari kelahiran itu juga merupakan hari perjuangan seorang ibu yang dengan cintanya berjuang untuk kelahiran anaknya, kemudian sebuah perjuangan seorang ayah yang berdo’a untuk istri dan anaknya. Sebuah perjalanan proses penciptaan manusia. I love you...my Mom n My Dad... .Ya Allah berikan hamba kesempatan untuk senantiasa berbakti dan membahagiakan mereka…
Yang keempat, memahami tugas di bumi ini sebagai khalifah dan untuk beribadah kepada Alloh SWT. Semestinya semua perbuatan merupakan sebuah energi dan manifestasi kebaikan untuk semesta alam dan seisinya. Bukan pembawa keburukan yang merugikan. Wahai diri pahamilah kembali di ulang hari lahir itu manfaat apa saja yang telah kau berikan untuk semesta alam dan seisinya.
Robbi…
Betapa, sudah selayaknya kami menjawab kasih sayang~Mu dengan perbuatan terpuji..
Masa lalu adalah sejarah
Masa depan adalah misteri
dan hari ini adalah kanvas hadiah yang indah dari~Nya
* * *
Lukis kanvas hadiah itu dengan gambar dan warna terindah yang engkau punya dan semampu yang engkau bisa lakukan sambil bermohon petunjuk dari~Nya *
DALAM SISA WAKTU….
365 hari di usia ini akan segera berlalu dan berganti dengan 365 hari di usia yang baru. Waktu terus berlalu. Dan begitu banyak pula hal-hal yang telah terukir disepanjang hari-hari yang berlalu itu. Tidak semua hari-hari itu dilalui dengan senyum, tawa dan canda, melainkan juga terisi dengan berbagai peristiwa memilukan, mengharukan atau bahkan mengetuk nurani yang akhirnya membangunkan dan menyadarkan diri.
Teringat kisah seorang sholeh bernama Ibnu Simmah yang telah berusia 60 tahun. Ia begitu terkejut menghitung hari-hari yang telah ia lewati sepanjang hidupnya, yang ternyata telah ia lewati lebih dari 21.500 hari. Ia pun berteriak dan berkata, “Saya harus bertemu Allah dengan 21.000 dosa? Bagaimana jika saya melakukan 1000 dosa setiap hari?
Hari-hari yang akan dilalui kini adalah sarana perjuangan. Sarana untuk meletakkan segala sesuatu sesuai tempatnya serta jalan yang akan dilewati dengan iringan suka dan duka. Tak ayal akan didapati bahwa harapan terkadang tidak berkesesuaian dengan kenyataan dan ujian pasti akan menghadang.
Semoga setiap anugerah hari yang diberikan oleh-Nya, semakin membuat diri tersadar dan bersabar, bahwa diri ini adalah kecil dan senantiasa membutuhkan pertolongan dari-Nya. Semoga setiap waktu yang diberikan-Nya, semakin menumbuhkan kesadaran dan kekuatan untuk senantiasa memperbaiki diri dari hari ke hari...
Ya Allah,
Dalam sisa-sisa usia kami
Bantulah kami untuk menuju kepada-Mu
Dengan sebaik-baik jalan yang kami tempuh
Yang teriring bersama taubat dan kesungguhan
Dalam perbaikan dzikir, syukur dan segala amal…
Kotabumi, 1 Desember 2009 / 12 Dzulhijjah 1430 H
03;18 pm
Teringat kisah seorang sholeh bernama Ibnu Simmah yang telah berusia 60 tahun. Ia begitu terkejut menghitung hari-hari yang telah ia lewati sepanjang hidupnya, yang ternyata telah ia lewati lebih dari 21.500 hari. Ia pun berteriak dan berkata, “Saya harus bertemu Allah dengan 21.000 dosa? Bagaimana jika saya melakukan 1000 dosa setiap hari?
Hari-hari yang akan dilalui kini adalah sarana perjuangan. Sarana untuk meletakkan segala sesuatu sesuai tempatnya serta jalan yang akan dilewati dengan iringan suka dan duka. Tak ayal akan didapati bahwa harapan terkadang tidak berkesesuaian dengan kenyataan dan ujian pasti akan menghadang.
Semoga setiap anugerah hari yang diberikan oleh-Nya, semakin membuat diri tersadar dan bersabar, bahwa diri ini adalah kecil dan senantiasa membutuhkan pertolongan dari-Nya. Semoga setiap waktu yang diberikan-Nya, semakin menumbuhkan kesadaran dan kekuatan untuk senantiasa memperbaiki diri dari hari ke hari...
Ya Allah,
Dalam sisa-sisa usia kami
Bantulah kami untuk menuju kepada-Mu
Dengan sebaik-baik jalan yang kami tempuh
Yang teriring bersama taubat dan kesungguhan
Dalam perbaikan dzikir, syukur dan segala amal…
Kotabumi, 1 Desember 2009 / 12 Dzulhijjah 1430 H
03;18 pm
Senin, 30 November 2009
INILAH DUNIA....
Kau telah lepas dari pangkuan ibumu dan genggaman erat ayahmu
Kini kau berada di dunia nyata dimana semua menantang kemandirianmu
Selamat datang di DUNIA NYATA, DUNIA SEBENARNYA....
Tidak cocok bagi orang2 yang manja dan tidak pantas untuk orang2 yang malas
Benturan yang kau kan temui sangat keras,
Jika kau tak mampu bertahan maka kau akan hancur perlahan
Terpaan anginnya begitu kencang, jika kau tak kokoh maka kau kan segera roboh
Persaingan hidup begitu dasyat, tak ayal kan kau temui beberapa kanibal berwajah malaikat
Biarkan mereka menggunakan topengnya, tapi kau jangan ikuti mereka
Biarkan wajahmu tetap telanjang dengan kepolosan, kejujuran dan kedermawanan
Buat dirimu berbeda, meski mereka memaksa...
Dan yakinkan dirimu bahwa kau kan menuai apa yang tak bs mereka tuai..
Teruslah berjalan dengan bekal keimanan yang ada
Meski tertatih atau terkadang berkurang drastis, tapi jangan sekali-kali kau tinggalkan ia
Karena jika ia tak kau bawa, maka musnahlah segala cita
Dan kau kan menjelma SAMA seperti mereka..
Janganlah kau mengorbankan CITRAMU
Karena takkan ada gunanya bagimu..
Sumber inspirasi ; perekrutan CPNS ;p
Kotabumi, 18 November 2009
11;33 pm
Kini kau berada di dunia nyata dimana semua menantang kemandirianmu
Selamat datang di DUNIA NYATA, DUNIA SEBENARNYA....
Tidak cocok bagi orang2 yang manja dan tidak pantas untuk orang2 yang malas
Benturan yang kau kan temui sangat keras,
Jika kau tak mampu bertahan maka kau akan hancur perlahan
Terpaan anginnya begitu kencang, jika kau tak kokoh maka kau kan segera roboh
Persaingan hidup begitu dasyat, tak ayal kan kau temui beberapa kanibal berwajah malaikat
Biarkan mereka menggunakan topengnya, tapi kau jangan ikuti mereka
Biarkan wajahmu tetap telanjang dengan kepolosan, kejujuran dan kedermawanan
Buat dirimu berbeda, meski mereka memaksa...
Dan yakinkan dirimu bahwa kau kan menuai apa yang tak bs mereka tuai..
Teruslah berjalan dengan bekal keimanan yang ada
Meski tertatih atau terkadang berkurang drastis, tapi jangan sekali-kali kau tinggalkan ia
Karena jika ia tak kau bawa, maka musnahlah segala cita
Dan kau kan menjelma SAMA seperti mereka..
Janganlah kau mengorbankan CITRAMU
Karena takkan ada gunanya bagimu..
Sumber inspirasi ; perekrutan CPNS ;p
Kotabumi, 18 November 2009
11;33 pm
Selasa, 10 November 2009
BROWNIES PERTAMAKU…..
Mungkin tidak ada yang special dari sebuah Brownies, selain rasa coklat dan kelembutannya...Tapi brownies kali ini terasa spesial, mau tau kenapa?? karena prosesnya spesial...hehe..
Lalu dimana spesialnya??....-ya sabar dunk-
Pertama, ini kue pertama dengan resep dapet ’nemu’ gak sengaja
(*kagak usah dicerita’in ya coz ceritanya panjaaaang...he *)
Kedua, terasa spesial karena ini kue pertama yang prosesnya ASLI.. Maksudnya??..Yaa..asli buatanku sendiri, dari searching bahan2nya, buat adonannya, masaknya, nyuci piring n alat2nya sampe pemotretannya sendiri loh..he...Tapi makannya??, nah kalau yg ini gak sendiri dunk, kan harus berbagi –lagian kagak mampu lah kalau di sikat sendiri- . Intinya ini kue pertama dimana aku jadi peran utama(*biasanya cuma jadi peran pembantu*) :D
Ketiga, ini kue pertama yang paling cepet abisnya...alias laris manis..hahay....mantabbb lah...
Keempat, rasanya maniez, lembut, ok bangetz (*kayak yg buat hehe..*)....padahal kue pertama loh, tp alhamdulillah bs sukses...hebat...hebat...
Kelima, kue ini menunjukkan kalau ternyata aku juga bisa buat kue (*gak penting banget :p*)....
Keenam, Hmmmm....apalagi ya??..oya...kue ini juga pertanda bahwa aku bisa melanjutkan ke ‘tahap’ berikutnya...maksudnya??..heuheuheu...terlalu privasi ;)
Siiplah, so hayuu terus belajar...... ^_^
Kotabumi, 11 November 2009
09.50 am
Lalu dimana spesialnya??....-ya sabar dunk-
Pertama, ini kue pertama dengan resep dapet ’nemu’ gak sengaja (*kagak usah dicerita’in ya coz ceritanya panjaaaang...he *)
Kedua, terasa spesial karena ini kue pertama yang prosesnya ASLI.. Maksudnya??..Yaa..asli buatanku sendiri, dari searching bahan2nya, buat adonannya, masaknya, nyuci piring n alat2nya sampe pemotretannya sendiri loh..he...Tapi makannya??, nah kalau yg ini gak sendiri dunk, kan harus berbagi –lagian kagak mampu lah kalau di sikat sendiri- . Intinya ini kue pertama dimana aku jadi peran utama(*biasanya cuma jadi peran pembantu*) :D
Ketiga, ini kue pertama yang paling cepet abisnya...alias laris manis..hahay....mantabbb lah...
Keempat, rasanya maniez, lembut, ok bangetz (*kayak yg buat hehe..*)....padahal kue pertama loh, tp alhamdulillah bs sukses...hebat...hebat...
Kelima, kue ini menunjukkan kalau ternyata aku juga bisa buat kue (*gak penting banget :p*)....
Keenam, Hmmmm....apalagi ya??..oya...kue ini juga pertanda bahwa aku bisa melanjutkan ke ‘tahap’ berikutnya...maksudnya??..heuheuheu...terlalu privasi ;)
Siiplah, so hayuu terus belajar...... ^_^
Kotabumi, 11 November 2009
09.50 am
Minggu, 08 November 2009
Kisahku 7 hari yang Lalu ( diary seorang Hamba? )
Ini adalah sebuah rentetan hari2 yang dilalui seorang hamba,,,hari2 yang penuh dengan kelalaian,,
apakah seperti ini potret hari2 kita ???..
Hari per-1,
tahajudku tetinggal
Dan aku begitu sibuk akan duniaku
Hingga zuhurku, kuselesaikan saat ashar mulai memanggil
Dan sorenya kulewati saja masjid yang mengumandangkan azan magrib
Dengan niat kulakukan bersama isya itupun terlaksana setelah acara
tv selesai.....
Hari ke-2,
tahajudku tertinggal lagi
Dan hal yang sama aku lakukan sebagaimana hari pertama,
Hari ke-3,
aku lalai lagi akan tahujudku Temanku memberi hadiah novel best seller yang lebih dr 200 hlmn. Dalam waktu tidak 1 hari aku telah selesai membacanya
Tapi... enggan sekali aku membaca Al-qur'an walau cuma 1 juzz Al-qur'an yg 114 surat, hanya 1,2 surat yang kuhapal itupun dengan terbata-bata
Tapi... ketika temanku bertanya ttg novel tadi betapa mudah dan
lancarnya aku menceritakan
Hari ke-4,
kembali aku lalai lagi akan tahajudku Sorenya aku datang ke Selatan Jakarta dengan niat mengaji Tapi kubiarkan ustazdku yang sedang mengajarkan kebaikan lebih luas tentang agamaku, Aku lebih suka mencari bahan obrolan dengan teman yg ada disamping kiri & kananku Padahal bada magrib tadi betapa sulitnya aku merangkai Kata-kata untuk kupanjatkan saat berdoa..
Hari ke-5,
kembali aku lupa akan tahajudku Kupilih shaf paling belakang dan aku mengeluh saat imam sholat jum'at kelamaan bacaannya. Padahal betapa dekat jaraknya aku dengan televisi dan betapa nikmat,serunya saat perpanjangan waktu sepak bola favoritku tadi malam..
Hari ke-6,
aku semakin lupa akan tahajudku, Kuhabiskan waktu di mall & bioskop bersama teman2ku Demi memuaskan nafsu mata & perutku sampai puluhan ribu tak terasa keluar Aku lupa.. waktu diperempatan lampu merah tadi Saat wanita tua mengetuk kaca mobilku Hanya uang dua ratus rupiah kuberikan itupun tanpa menoleh..
Hari ke-7,
bukan hanya tahajudku tapi shubuhkupun tertinggal Aku bermalas2an ditempat tidurku menghabiskan waktu Selang beberapa saat dihari ke-7 itu juga Aku tersentak kaget mendengar khabar temanku kini Telah terbungkus kain kafan padahal baru tadi malam aku bersamanya & ¾ malam tadi dia dengan misscallnya mengingat aku ttg tahajud.. !!!
kematian kenapa aku baru gemetar mendengarnya? Padahal dari dulu sayap2nya selalu mengelilingiku dan Dia bisa hinggap kapanpun dia mau
¼ abad lebih aku lalai....
Dari hari ke hari,
bulan dan tahun Yang wajib jarang aku lakukan apalagi yang sunah
Tuhan andai ini merupakan satu titik hidayah Walaupun imanku belum seujung kuku hitam'''
Aku hanya ingin detik ini hingga nafasku yang saat nanti tersisa Tahajud dan sholatku meninggalkan bekas Saat aku melipat sajadahku.....
Amin....
Pesan sponsor :ada sebuah nasihat yg mungkin bisa kita renungkan,,,," CukupLah KEMATIAN menjadi Pelajaran ",,,,,
apakah seperti ini potret hari2 kita ???..
Hari per-1,
tahajudku tetinggal
Dan aku begitu sibuk akan duniaku
Hingga zuhurku, kuselesaikan saat ashar mulai memanggil
Dan sorenya kulewati saja masjid yang mengumandangkan azan magrib
Dengan niat kulakukan bersama isya itupun terlaksana setelah acara
tv selesai.....
Hari ke-2,
tahajudku tertinggal lagi
Dan hal yang sama aku lakukan sebagaimana hari pertama,
Hari ke-3,
aku lalai lagi akan tahujudku Temanku memberi hadiah novel best seller yang lebih dr 200 hlmn. Dalam waktu tidak 1 hari aku telah selesai membacanya
Tapi... enggan sekali aku membaca Al-qur'an walau cuma 1 juzz Al-qur'an yg 114 surat, hanya 1,2 surat yang kuhapal itupun dengan terbata-bata
Tapi... ketika temanku bertanya ttg novel tadi betapa mudah dan
lancarnya aku menceritakan
Hari ke-4,
kembali aku lalai lagi akan tahajudku Sorenya aku datang ke Selatan Jakarta dengan niat mengaji Tapi kubiarkan ustazdku yang sedang mengajarkan kebaikan lebih luas tentang agamaku, Aku lebih suka mencari bahan obrolan dengan teman yg ada disamping kiri & kananku Padahal bada magrib tadi betapa sulitnya aku merangkai Kata-kata untuk kupanjatkan saat berdoa..
Hari ke-5,
kembali aku lupa akan tahajudku Kupilih shaf paling belakang dan aku mengeluh saat imam sholat jum'at kelamaan bacaannya. Padahal betapa dekat jaraknya aku dengan televisi dan betapa nikmat,serunya saat perpanjangan waktu sepak bola favoritku tadi malam..
Hari ke-6,
aku semakin lupa akan tahajudku, Kuhabiskan waktu di mall & bioskop bersama teman2ku Demi memuaskan nafsu mata & perutku sampai puluhan ribu tak terasa keluar Aku lupa.. waktu diperempatan lampu merah tadi Saat wanita tua mengetuk kaca mobilku Hanya uang dua ratus rupiah kuberikan itupun tanpa menoleh..
Hari ke-7,
bukan hanya tahajudku tapi shubuhkupun tertinggal Aku bermalas2an ditempat tidurku menghabiskan waktu Selang beberapa saat dihari ke-7 itu juga Aku tersentak kaget mendengar khabar temanku kini Telah terbungkus kain kafan padahal baru tadi malam aku bersamanya & ¾ malam tadi dia dengan misscallnya mengingat aku ttg tahajud.. !!!
kematian kenapa aku baru gemetar mendengarnya? Padahal dari dulu sayap2nya selalu mengelilingiku dan Dia bisa hinggap kapanpun dia mau
¼ abad lebih aku lalai....
Dari hari ke hari,
bulan dan tahun Yang wajib jarang aku lakukan apalagi yang sunah
Tuhan andai ini merupakan satu titik hidayah Walaupun imanku belum seujung kuku hitam'''
Aku hanya ingin detik ini hingga nafasku yang saat nanti tersisa Tahajud dan sholatku meninggalkan bekas Saat aku melipat sajadahku.....
Amin....
Pesan sponsor :ada sebuah nasihat yg mungkin bisa kita renungkan,,,," CukupLah KEMATIAN menjadi Pelajaran ",,,,,
Selasa, 03 November 2009
UPIN DAN IPIN
Film yang mampu mengobati kerinduan para penggemar kartun dan tayangan khusus anak-anak yang bermanfaat. Ditengah hilangnya ’karakter’ anak-anak pada sebagian program yang ’katanya’ dikhusukan untuk anak-anak –pesertanya anak-anak--. Tentunya banyak orang tak ayal berdecak miris ketika melihat tayanga anak-anak disebagian besar program TV di Indonesia. Program anak-anak tapi kehilangan idenditas masa2 yang menyenangkan itu. Kadang kasian melihat artis anak-anak itu, mereka dipaksa untuk menjadi lebih dewasa dari umur mereka sendiri, tidak bisa menikmati masa anak-anak mereka seperti anak-anak di Desa...Ah aku bersyukur karena ku masih sempat mencoba permainan loncat tali, kelereng, taplak, congklak dan mainan anak2 desa di masa kecilku...Sungguh membahagiakan bukan.
Back to pembahasan Upin dan Ipin...Pertama kali kenal lewat flasdisk seorang teman.. (copas-tp dah izin kok..he)..Beberapa episode tentang puasa. Kesan pertama nonton film ini salut dah ama yang buat, film ini mampu menampilkan karakter anak-anak yang tidak dibuat-buat..Polos, lugu dan memang itulah dunia anak-anak..Dua anak sholeh yang tidak memiliki orang tua lagi, diasuh oleh kakak dan neneknya –k’Ros dan Opa-. Dengan sikap dan bahasa anak-anak. I very very like it....;0
Banyak hikmah dan pelajaran yang diambil dari film ini, tidak terkesan menggurui, tapi melalui sikap dan pelajaran yang diperankan oleh kedua bocah animasi dalam film ini. Karakter anak yang sholeh, patuh namun tetap dengan karakter kenakalan yang menjadi ciri khas kanak-kanak mampu ditampilkan secara alami
Tak ayal beberapa minggu film ini menjadi pembahasan dan tontonan kalau lagi pada ngumpul di sekret dan teman2 di kampus. Ternyata semua pada suka jg loh...Sangking senengnya sampe ada yang nyeletuk ’Klw punya anak nanti, pengen sesoleh Upin dan Ipin’, dan yang lain serempak menjawa ’betul...betul...betul...’... hahaha... ;D
Kotabumi, 1 Oktober 2009
8;44 pm
Back to pembahasan Upin dan Ipin...Pertama kali kenal lewat flasdisk seorang teman.. (copas-tp dah izin kok..he)..Beberapa episode tentang puasa. Kesan pertama nonton film ini salut dah ama yang buat, film ini mampu menampilkan karakter anak-anak yang tidak dibuat-buat..Polos, lugu dan memang itulah dunia anak-anak..Dua anak sholeh yang tidak memiliki orang tua lagi, diasuh oleh kakak dan neneknya –k’Ros dan Opa-. Dengan sikap dan bahasa anak-anak. I very very like it....;0
Banyak hikmah dan pelajaran yang diambil dari film ini, tidak terkesan menggurui, tapi melalui sikap dan pelajaran yang diperankan oleh kedua bocah animasi dalam film ini. Karakter anak yang sholeh, patuh namun tetap dengan karakter kenakalan yang menjadi ciri khas kanak-kanak mampu ditampilkan secara alami
Tak ayal beberapa minggu film ini menjadi pembahasan dan tontonan kalau lagi pada ngumpul di sekret dan teman2 di kampus. Ternyata semua pada suka jg loh...Sangking senengnya sampe ada yang nyeletuk ’Klw punya anak nanti, pengen sesoleh Upin dan Ipin’, dan yang lain serempak menjawa ’betul...betul...betul...’... hahaha... ;D
Kotabumi, 1 Oktober 2009
8;44 pm
Jumat, 30 Oktober 2009
JEPANG
Banyak orang tertarik dengan negara Jepang dan ingin pergi ke Jepang, termasuk diriku..hehe...Tapi kenapa ya? Semua pasti punya alasan yang berbeda.. Kecanggihan teknologi dan kemajuan ekonomi yang menjadikan Jepang sebagai salah satu negara terkaya di dunia namun tetap mempertahankan merubah indahnya tradisi yang melekat di kebudayaannya..Salah satunya di bangunan-bangunan tradisional ala Jepang. Selain itu Jepang juga memiliki rempah2 yang terbatas tapi mampu mengolahnya dan berkreasi menjadi makanan yang beraneka ragam.Coba deh liat, di berbagai negara pasti ada yang namanya restoran masakan Jepang, punya Trade mark sendiri..keren ya..
Tapi sebelum ke Jepang, harus tahu dulu ttg jepang dunk...Oleh karena itu beberapa hari yang lalu coba browsing tentang Jepang, n coba di bagi disini...Yuuk mari kita kenalan sedikit ttg Jepang... tapi baru sebatas rumah, makanan, dan pakaian :
RUMAH
Rumah tradisional Jepang dibuat dari kayu dan ditunjang tiang-tiang kayu. Namun dewasa ini rumah Jepang biasanya mempunyai kamar-kamar bergaya Barat dengan lantai kayu dan kerap dibangun dengan tiang-tiang baja. Lagi pula, makin banyak keluarga di kawasan perkotaan tinggal di gedung-gedung apartemen baja beton yang besar.
Ada dua perbedaan besar dengan rumah Barat, yakni orang tidak mengenakan sepatu di dalam rumah dan setidaknya ada satu ruang yang cenderung dirancang dalam gaya Jepang, berlantaikan tatami. Orang melepaskan sepatu begitu memasuki rumah agar lantai rumah tetap bersih. Genkan, jalan masuk, merupakan tempat untuk melepaskan sepatu, meletakkannya, dan mengenakannya kembali. Setelah melepaskan sepatu, orang Jepang mengenakan sandal rumah.
Tatami adalah sejenis tikar tebal yang dibuat dari jerami, sudah dipakai di rumah Jepang sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Sehelai tatami biasanya berukuran 1,91 x 0,95 meter. Ukuran ruang/kamar biasanya didasarkan pada jumlah tatami. Lantai tatami terasa sejuk pada musim panas dan hangat pada musim dingin, dan tetap lebih segar daripada karpet selama bulan-bulan lembab di Jepang.
MAKANAN
Istilah untuk makan dalam bahasa Jepang adalah gohan. Kata ini sebenarnya menunjukkan nasi, tapi karena nasi merupakan makanan pokok bagi orang Jepang, maka gohan sudah diartikan sebagai nasi dengan lauk pauknya. Makan tradisional Jepang terdiri dari semangkuk nasi putih, dengan lauk utama (ikan atau daging), lauk pelengkap (biasanya sayuran), sup (biasanya sup miso), dan acar sayur. Nasi Jepang lengket (seperti ketan), sehingga cocok untuk dimakan dengan sumpit.
Sushi, tempura, sukiyaki, dan jenis-jenis makanan Jepang yang terkenal di dunia, tentu saja juga populer di Jepang.
Di kota-kota besar, khususnya, terdapat banyak restoran cepat-saji yang menyediakan burger dan fried chicken, yang populer terutama di kalangan muda dan anak-anak.
Sebelum makan, orang Jepang mengucapkan “itadakimasu“, ungkapan sopan yang berarti “Saya terima makanan ini.” Hal ini merupakan pernyataan terima kasih kepada siapa pun yang telah terlibat dalam menyiapkan makanan tersebut. Setelah makan, orang Jepang menyatakan terima kasih lagi dengan menyebutkan “gochisosama deshita“, yang secara harfiah berarti “Terima kasih atas hidangan mewah yang lezat dan berlimpah.”
PAKAIAN
Pakaian tradisional Jepang adalah kimono. Pada umumnya kimono dibuat dari sutera, berlengan besar yang menjulai dari bahu hingga ke tumit. Obi adalah ikat pinggang lebar kimono. Dewasa ini kimono biasanya hanya dikenakan pada kesempatan-kesempatan khusus saja, seperti Tahun Baru, festival Shichi-Go-San, upacara pernikahan, dan upacara wisuda.
Dibandingkan dengan pakaian Barat, kimono cenderung membatasi gerak dan diperlukan lebih banyak waktu untuk mengenakannya dengan baik. Sedangkan pada musim panas, anak-anak dan orang dewasa muda mengenakan jenis kimono ringan informal yang dikenal sebagai yukata di festival, pesta kembang-api, serta berbagai kesempatan khusus lainnya. Namun dalam kehidupan sehari-hari, orang muda cenderung lebih suka mengenakan pakaian yang memudahkannya bergerak, seperti kaos, celana jeans, kaos polo, dan sweat suits.
Tapi sebelum ke Jepang, harus tahu dulu ttg jepang dunk...Oleh karena itu beberapa hari yang lalu coba browsing tentang Jepang, n coba di bagi disini...Yuuk mari kita kenalan sedikit ttg Jepang... tapi baru sebatas rumah, makanan, dan pakaian :
RUMAH
Rumah tradisional Jepang dibuat dari kayu dan ditunjang tiang-tiang kayu. Namun dewasa ini rumah Jepang biasanya mempunyai kamar-kamar bergaya Barat dengan lantai kayu dan kerap dibangun dengan tiang-tiang baja. Lagi pula, makin banyak keluarga di kawasan perkotaan tinggal di gedung-gedung apartemen baja beton yang besar.
Ada dua perbedaan besar dengan rumah Barat, yakni orang tidak mengenakan sepatu di dalam rumah dan setidaknya ada satu ruang yang cenderung dirancang dalam gaya Jepang, berlantaikan tatami. Orang melepaskan sepatu begitu memasuki rumah agar lantai rumah tetap bersih. Genkan, jalan masuk, merupakan tempat untuk melepaskan sepatu, meletakkannya, dan mengenakannya kembali. Setelah melepaskan sepatu, orang Jepang mengenakan sandal rumah.
Tatami adalah sejenis tikar tebal yang dibuat dari jerami, sudah dipakai di rumah Jepang sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Sehelai tatami biasanya berukuran 1,91 x 0,95 meter. Ukuran ruang/kamar biasanya didasarkan pada jumlah tatami. Lantai tatami terasa sejuk pada musim panas dan hangat pada musim dingin, dan tetap lebih segar daripada karpet selama bulan-bulan lembab di Jepang.
MAKANAN
Istilah untuk makan dalam bahasa Jepang adalah gohan. Kata ini sebenarnya menunjukkan nasi, tapi karena nasi merupakan makanan pokok bagi orang Jepang, maka gohan sudah diartikan sebagai nasi dengan lauk pauknya. Makan tradisional Jepang terdiri dari semangkuk nasi putih, dengan lauk utama (ikan atau daging), lauk pelengkap (biasanya sayuran), sup (biasanya sup miso), dan acar sayur. Nasi Jepang lengket (seperti ketan), sehingga cocok untuk dimakan dengan sumpit.
Sushi, tempura, sukiyaki, dan jenis-jenis makanan Jepang yang terkenal di dunia, tentu saja juga populer di Jepang.
Di kota-kota besar, khususnya, terdapat banyak restoran cepat-saji yang menyediakan burger dan fried chicken, yang populer terutama di kalangan muda dan anak-anak.
Sebelum makan, orang Jepang mengucapkan “itadakimasu“, ungkapan sopan yang berarti “Saya terima makanan ini.” Hal ini merupakan pernyataan terima kasih kepada siapa pun yang telah terlibat dalam menyiapkan makanan tersebut. Setelah makan, orang Jepang menyatakan terima kasih lagi dengan menyebutkan “gochisosama deshita“, yang secara harfiah berarti “Terima kasih atas hidangan mewah yang lezat dan berlimpah.”
PAKAIAN
Pakaian tradisional Jepang adalah kimono. Pada umumnya kimono dibuat dari sutera, berlengan besar yang menjulai dari bahu hingga ke tumit. Obi adalah ikat pinggang lebar kimono. Dewasa ini kimono biasanya hanya dikenakan pada kesempatan-kesempatan khusus saja, seperti Tahun Baru, festival Shichi-Go-San, upacara pernikahan, dan upacara wisuda.
Dibandingkan dengan pakaian Barat, kimono cenderung membatasi gerak dan diperlukan lebih banyak waktu untuk mengenakannya dengan baik. Sedangkan pada musim panas, anak-anak dan orang dewasa muda mengenakan jenis kimono ringan informal yang dikenal sebagai yukata di festival, pesta kembang-api, serta berbagai kesempatan khusus lainnya. Namun dalam kehidupan sehari-hari, orang muda cenderung lebih suka mengenakan pakaian yang memudahkannya bergerak, seperti kaos, celana jeans, kaos polo, dan sweat suits.
BERAWAL DARI FACEBOOK BARUKU…
Judul diatas kayak lagunya Gigi ya??..tapi kisah kali ini berbeda dengan kisah yang ada dalam lagu ini. Ini kisahku dengan sebuah jejaring sosial yang aku ikuti..Sebuah fenomena facebook. Berawal dari rasa penasaran dengan sesuatu yang bernama ”Facebook” yang kerap santer mampir di telinga baik dari koran, majalah atau teman..Akhirnya kucoba buka www.facebook.com, trus sign up dan jadilah account fesbuk itu..
Melihat tampilan awal gak mudeng ini apaan n gunanya untuk apa. Lambat laun akhirnya ku tahu caranya n gunanya untuk apa. Diawal masih sepi teman, karena aku termasuk sabbiqunal awwalun (para pendahulu_maaf diplesetin kta2ny...hehe..) di dunia maya ini. Lalu muncullah orang-orang menjadi teman baik yang sudah kenal, baru kenal, atau tidak kenal sama sekali sebelumnya. Komentar dan mengomentari yah itulah yang terjadi di dunia facebook. Bertemu dengan temen2 SMP, SMA dan kuliah di situs jejaring social ini...aah senangnya, kesempatan untuk mengenang memori masa lalu, merajut kembali silaturahim yang telah lama terputus.
Diawal kumengamati beberapa teman yang asyiknya berdiskusi, ngobrol, etc begitu senangnya. Terkadang obrolan dan kata2 mereka tak jarang membuatku tersenyum bahkan kadang tertawa. Lalu kumulai perlahan masuk dalam diskusi dan obrolan2 panjang mereka, mulai menulis status dan dikomentari atau sebaliknya. Awalnya semua berjalan seperti biasa, keberadaanku di situs ini mampu menghibur dan menemani kesepian yang aku rasakan..Akupun mulai terlena dengan kegiatan yang satu ini, tak ayal mungkin telah banyak waktu yang telah kuhabiskan.
Beberapa teguran ’datang’ baik yang disampaikan langsung ataupun tidak langsung. Tentang sebuah kecairan dalam kata-kata yang mungkin ada dalam status dan koment2 ku. Kusadar hati ini terlalu lunak, sehingga mudah sekali tergores apalagi oleh kata-kata. Kuakui mungkin sudah berlebihan ’ke’eksisan’ ku di dunia yang satu ini, tapi andai mereka tahu kesepian dan kesendirianku sungguh bisa terobati disini
Beberapa orang yang ’kusegani’ tak ayal mereka kulihat ngobrol dengan begitu bebasnya, bercanda dan hal-hal yang tak kutemui pada mereka di dunia nyata. Wah hebat sekali dunia yang satu ini...Ku pun mulai mencairkan diri, bercanda, berdiskusi dari hal serius, penting, ataupun yang tidak penting sama sekali. Sepertinya kubisa menjadi diriku sendiri di dunia ini...Tak lama beberapa ’teguran’ pun muncul kembali tentang ’kecairan’ku di dunia ini..Aah, sempat ku berfikir ’kenapa aku ??’ toh mereka yang menegurkupun terkadang melakukan ini...
Lambat laun ku tahu, itu adalah bentuk perhatian mereka kepadaku...ternyata banyak juga yang perhatian kepadaku...hehehe..Mereka ingin aku baik dan ingin tetap menjagaku..Karena istiqomah itu sulit, benar sekali, butuh orang2 disamping kanan dan kiri untuk terus mengingatkan. Dan aku beruntung memiliki mereka -walaupun ada orang2 yang tidak kukenal, tp ternyata mereka kenal diriku loh, wew baru sadar ternyata diriku ini terkenal juga...hehehe ;D –tetep narzis made on-
Yah ternyata ’kita’ memang diperhatikan..baik dari orang-orang luar maupun dari orang2 dalam.. Kusadar karena kita memang berbeda. Kita tidak bisa bebas seperti mereka karena kita memang berbeda. Kita harus menjaga iffah -kehormatan- yang ada pada diri kita dari kata2 yang keluar lewat tulisan kita.
Ya Rabb...ampuni segala sikap berlebihanku selama ini...
Oleh karena itu, mulai hari ini aku harus berpisah dengan akun facebookku..Entahlah akupun tak tahu apakah aku sanggup berpisah dengan teman2ku di dunia yang satu ini, sempat berfikir alangkah sepinya hari-hariku nanti tanpa obrolan, candaan, dan diskusi yang menghiasi di dunia facebook ini...Tapi lelah hati ini tak sanggup lagi aku rasakan, telah begitu banyak fitnah yang hadir dari akun ini..Dan kusadar itu bersumber dari diriku sndiri. Saatnya instropeksi dan evaluasi. Maka bismillah kuambil langkah untuk beberapa lama tidak kembali berinteraksi dengan akun ini –tapi dengan catatan bukan dengan situs ini loh...hehe..teutep..-
Mulai hari ini takkan ada status atau koment yang berasal dari akun facebook dengan nama ’Evi Desiana’, sampai batas waktu yang belum ditentukan..Selamat tinggal akun facebookkku, semoga kita bisa bertemu kembali dalam kondisi yang lebih baik...Semoga yang tersisa dari mu tuk teman2 ku adalah kebaikan...InsyaAllah kita akan bertemu kembali atau mungkin tidak sama sekali. ??...Tak taulah, kita liat aja nanti... ^_^
Kotabumi, 1 November 2009
5;08 am
Melihat tampilan awal gak mudeng ini apaan n gunanya untuk apa. Lambat laun akhirnya ku tahu caranya n gunanya untuk apa. Diawal masih sepi teman, karena aku termasuk sabbiqunal awwalun (para pendahulu_maaf diplesetin kta2ny...hehe..) di dunia maya ini. Lalu muncullah orang-orang menjadi teman baik yang sudah kenal, baru kenal, atau tidak kenal sama sekali sebelumnya. Komentar dan mengomentari yah itulah yang terjadi di dunia facebook. Bertemu dengan temen2 SMP, SMA dan kuliah di situs jejaring social ini...aah senangnya, kesempatan untuk mengenang memori masa lalu, merajut kembali silaturahim yang telah lama terputus.
Diawal kumengamati beberapa teman yang asyiknya berdiskusi, ngobrol, etc begitu senangnya. Terkadang obrolan dan kata2 mereka tak jarang membuatku tersenyum bahkan kadang tertawa. Lalu kumulai perlahan masuk dalam diskusi dan obrolan2 panjang mereka, mulai menulis status dan dikomentari atau sebaliknya. Awalnya semua berjalan seperti biasa, keberadaanku di situs ini mampu menghibur dan menemani kesepian yang aku rasakan..Akupun mulai terlena dengan kegiatan yang satu ini, tak ayal mungkin telah banyak waktu yang telah kuhabiskan.
Beberapa teguran ’datang’ baik yang disampaikan langsung ataupun tidak langsung. Tentang sebuah kecairan dalam kata-kata yang mungkin ada dalam status dan koment2 ku. Kusadar hati ini terlalu lunak, sehingga mudah sekali tergores apalagi oleh kata-kata. Kuakui mungkin sudah berlebihan ’ke’eksisan’ ku di dunia yang satu ini, tapi andai mereka tahu kesepian dan kesendirianku sungguh bisa terobati disini
Beberapa orang yang ’kusegani’ tak ayal mereka kulihat ngobrol dengan begitu bebasnya, bercanda dan hal-hal yang tak kutemui pada mereka di dunia nyata. Wah hebat sekali dunia yang satu ini...Ku pun mulai mencairkan diri, bercanda, berdiskusi dari hal serius, penting, ataupun yang tidak penting sama sekali. Sepertinya kubisa menjadi diriku sendiri di dunia ini...Tak lama beberapa ’teguran’ pun muncul kembali tentang ’kecairan’ku di dunia ini..Aah, sempat ku berfikir ’kenapa aku ??’ toh mereka yang menegurkupun terkadang melakukan ini...
Lambat laun ku tahu, itu adalah bentuk perhatian mereka kepadaku...ternyata banyak juga yang perhatian kepadaku...hehehe..Mereka ingin aku baik dan ingin tetap menjagaku..Karena istiqomah itu sulit, benar sekali, butuh orang2 disamping kanan dan kiri untuk terus mengingatkan. Dan aku beruntung memiliki mereka -walaupun ada orang2 yang tidak kukenal, tp ternyata mereka kenal diriku loh, wew baru sadar ternyata diriku ini terkenal juga...hehehe ;D –tetep narzis made on-
Yah ternyata ’kita’ memang diperhatikan..baik dari orang-orang luar maupun dari orang2 dalam.. Kusadar karena kita memang berbeda. Kita tidak bisa bebas seperti mereka karena kita memang berbeda. Kita harus menjaga iffah -kehormatan- yang ada pada diri kita dari kata2 yang keluar lewat tulisan kita.
Ya Rabb...ampuni segala sikap berlebihanku selama ini...
Oleh karena itu, mulai hari ini aku harus berpisah dengan akun facebookku..Entahlah akupun tak tahu apakah aku sanggup berpisah dengan teman2ku di dunia yang satu ini, sempat berfikir alangkah sepinya hari-hariku nanti tanpa obrolan, candaan, dan diskusi yang menghiasi di dunia facebook ini...Tapi lelah hati ini tak sanggup lagi aku rasakan, telah begitu banyak fitnah yang hadir dari akun ini..Dan kusadar itu bersumber dari diriku sndiri. Saatnya instropeksi dan evaluasi. Maka bismillah kuambil langkah untuk beberapa lama tidak kembali berinteraksi dengan akun ini –tapi dengan catatan bukan dengan situs ini loh...hehe..teutep..-
Mulai hari ini takkan ada status atau koment yang berasal dari akun facebook dengan nama ’Evi Desiana’, sampai batas waktu yang belum ditentukan..Selamat tinggal akun facebookkku, semoga kita bisa bertemu kembali dalam kondisi yang lebih baik...Semoga yang tersisa dari mu tuk teman2 ku adalah kebaikan...InsyaAllah kita akan bertemu kembali atau mungkin tidak sama sekali. ??...Tak taulah, kita liat aja nanti... ^_^
Kotabumi, 1 November 2009
5;08 am
SEPOTONG EPISODE
Sebuah kisah masa lalu hadir dibenakku
Saat kubuka file, folder bertuliskan ”Heaven Project” dalam Laptop kecilku..
Menyibak kembali lembaran masa yang indah bersama para sahabat seperjuangan beberapa waktu silam...
Beberapa pamflet kegiatan, file surat-menyurat hingga rundown kegiatan..aah, sungguh semua membuatu rindu..
Tahukah kau kumasih simpan dengan rapi semua itu...agar bisa sewaktu-waktu ku buka saat kerinduan itu menyapa...agar bisa ku buka ketika ’kelemahan’ dan ’kemunduran’ itu menyapa, sehingga aku bisa kuat kembali dan menahan sekuat tenaga langkah yang mulai surut kebelakang sewaktu-waktu nanti..
Kutelusuri beberapa folder foto2 kegiatan,
Ada aku dan para sahabatku...Foto2 kegiatan kita..
Memaksaku tersenyum, membawaku ke masa itu, membuatku lupa bahwa ku telah berada di masa ini sekarang...
Sepotong episode masa lalu aku
Episode sejarah yg membuatku kini bisa merasakan bahagia dalam dien Mu..
Merubah arahan langkah dihidupku..
Setiap sudut itu menyimpan kisah
Kadang ku rindu cerita yang tak pernah hilang...
Kenangan..Bersama kita mencari cahayaNya...
Sekarang tibalah masa dimana kita telah bertebaran di muka bumi, terpisah jarak mungkin juga waktu...
Doakan langkah kita tak berpisah untuk selamanya...
Kekalkan selalu janji awal kita bersatu, bahagia berjuang sampai kita bertemu kembali di Syurganya..
Kotabumi, 30 Okt 2009
4:25 pm
(*sambil mendengarkan lagunya Edcoustic^^*)
Saat kubuka file, folder bertuliskan ”Heaven Project” dalam Laptop kecilku..
Menyibak kembali lembaran masa yang indah bersama para sahabat seperjuangan beberapa waktu silam...
Beberapa pamflet kegiatan, file surat-menyurat hingga rundown kegiatan..aah, sungguh semua membuatu rindu..
Tahukah kau kumasih simpan dengan rapi semua itu...agar bisa sewaktu-waktu ku buka saat kerinduan itu menyapa...agar bisa ku buka ketika ’kelemahan’ dan ’kemunduran’ itu menyapa, sehingga aku bisa kuat kembali dan menahan sekuat tenaga langkah yang mulai surut kebelakang sewaktu-waktu nanti..
Kutelusuri beberapa folder foto2 kegiatan,
Ada aku dan para sahabatku...Foto2 kegiatan kita..
Memaksaku tersenyum, membawaku ke masa itu, membuatku lupa bahwa ku telah berada di masa ini sekarang...
Sepotong episode masa lalu aku
Episode sejarah yg membuatku kini bisa merasakan bahagia dalam dien Mu..
Merubah arahan langkah dihidupku..
Setiap sudut itu menyimpan kisah
Kadang ku rindu cerita yang tak pernah hilang...
Kenangan..Bersama kita mencari cahayaNya...
Sekarang tibalah masa dimana kita telah bertebaran di muka bumi, terpisah jarak mungkin juga waktu...
Doakan langkah kita tak berpisah untuk selamanya...
Kekalkan selalu janji awal kita bersatu, bahagia berjuang sampai kita bertemu kembali di Syurganya..
Kotabumi, 30 Okt 2009
4:25 pm
(*sambil mendengarkan lagunya Edcoustic^^*)
My Second Test
My second test di CPNS Deptan, bersaing dengan ratusan atau mungkin ribuan orang yang mempunyai harapan yang sama..Tanggal 24 Oktober 2009 bertempat di Gedung Polinela Bandar Lampung berpuluh-puluh orang (*or ratusan mungkin*) mengikuti tes ini…Wuiih, rame euiy, lebih rame dari di BPOM..dan kebanyakan kenal lagi..dari orang yang dah lama tak bersua hingga orang yang bersua hampir tiap minggu…hehe….Lumayan seru lah pokoknya..
Tapi jalannya tes yang sangat disayangkan, pengelolaanya menurutku agak kurang profesional..Ruang ujian sempit, tempat duduk sangat rapat2, kursi tidak diberi nomor (*jd peserta bs duduk dmn sja*)..Bedalah suasananya dengan tes pertamaku beberapa bulan yang lalu..Ternyata ketidaknyamanan ini bukan hanya aku yang merasakan, tapi hampir semua orang yang ada disana, bahkan ada teman yang komentar “Wah, klw tesnya begini mencurigakan….peluang kecil neh..!!”, dan yang lain mengiyakan..Hmm..bs jadi sih….(*Loh, kok malah jd ikut2an suudzon…gk boleh…gk boleh…!! Tetap utamakan husnudzon.* :-)
Yah serahkan semuanya aja sama Allah, yag penting kita sudah berusaha menjalankan prosesnya dengan benar..Klw urusan ”maen dalem” mah, wah itu urusan mereka dengan Allah...Yang penting Allah ridho dengan apa yang sudah kita lakukan, hasilnya biarkanlah Ia yang menentukan (*wah, bijak sekali diriku...hehe*). Chayoo lah pokoknya, kita tinggal tunggu hasilnya, yang aku sendiripun kurang tahu kpn pastinya pengumuman kelulusannya (*ha..parah..!!*)..
Ya Rabb, mudahkan jika memang ini jalanku…amiin..
My Thirth Test ???...Wah yang ini mah belum, baru hari ini ada pengumuman CPNSD Lampung...semua pada heboh nampaknya..temen2 pada sms, yang dari Liwa sampe telpon menanyakan kebenarannya coz dia kehabisan koran di lopernya, trus ada juga tetangga yang pinjem koran...haha..heboh sangad, jadi luchu.....Ortu juga semangat sangad, yah maklumlah aku dilahirkan dari keluarga mayoritas PNS, tapi anak2nya blm ada yng jadi PNS..kata papa sih pengen ada anaknya yang meneruskan mengabdi kepada bangsa... (*Pdhl kan mengabdi kpd bangsa bkn cm bs di PNS yo...he..*)
Klw blh jujur mah aku sendiri masih fifty-fifty untuk benar2 memantapkan diri jadi PNS..Apalagi melihat proses perekrutan yang “menyedihkan”. Jadi semakin merenung, mungkin inilah dampak Indonesia jadi gak maju2 ya..Pengen banget jadi pengusaha, tapi nampaknya jalan menuju kesana pun masih sangat sulit dijalani..Tapi tak ada salahnya mencoba mengetuk semua pintu rizki..
Apapun itu Ya Rabb, mudahkan jika memang ini jalanku....Tunjuki dan berilah jalan dimana aku bisa mengoptimalkan anugerah potensi yang telah Engkau anugerahkan pada diriku, sehingga ia bisa menjadi amalan tersendiri bagiku..untuk kebaikan di dunia dan akhiratku..Amiiin Ya Rabbal alamin..
Kotabumi, 30 Okt 2009
4:43 pm
Tapi jalannya tes yang sangat disayangkan, pengelolaanya menurutku agak kurang profesional..Ruang ujian sempit, tempat duduk sangat rapat2, kursi tidak diberi nomor (*jd peserta bs duduk dmn sja*)..Bedalah suasananya dengan tes pertamaku beberapa bulan yang lalu..Ternyata ketidaknyamanan ini bukan hanya aku yang merasakan, tapi hampir semua orang yang ada disana, bahkan ada teman yang komentar “Wah, klw tesnya begini mencurigakan….peluang kecil neh..!!”, dan yang lain mengiyakan..Hmm..bs jadi sih….(*Loh, kok malah jd ikut2an suudzon…gk boleh…gk boleh…!! Tetap utamakan husnudzon.* :-)
Yah serahkan semuanya aja sama Allah, yag penting kita sudah berusaha menjalankan prosesnya dengan benar..Klw urusan ”maen dalem” mah, wah itu urusan mereka dengan Allah...Yang penting Allah ridho dengan apa yang sudah kita lakukan, hasilnya biarkanlah Ia yang menentukan (*wah, bijak sekali diriku...hehe*). Chayoo lah pokoknya, kita tinggal tunggu hasilnya, yang aku sendiripun kurang tahu kpn pastinya pengumuman kelulusannya (*ha..parah..!!*)..
Ya Rabb, mudahkan jika memang ini jalanku…amiin..
My Thirth Test ???...Wah yang ini mah belum, baru hari ini ada pengumuman CPNSD Lampung...semua pada heboh nampaknya..temen2 pada sms, yang dari Liwa sampe telpon menanyakan kebenarannya coz dia kehabisan koran di lopernya, trus ada juga tetangga yang pinjem koran...haha..heboh sangad, jadi luchu.....Ortu juga semangat sangad, yah maklumlah aku dilahirkan dari keluarga mayoritas PNS, tapi anak2nya blm ada yng jadi PNS..kata papa sih pengen ada anaknya yang meneruskan mengabdi kepada bangsa... (*Pdhl kan mengabdi kpd bangsa bkn cm bs di PNS yo...he..*)
Klw blh jujur mah aku sendiri masih fifty-fifty untuk benar2 memantapkan diri jadi PNS..Apalagi melihat proses perekrutan yang “menyedihkan”. Jadi semakin merenung, mungkin inilah dampak Indonesia jadi gak maju2 ya..Pengen banget jadi pengusaha, tapi nampaknya jalan menuju kesana pun masih sangat sulit dijalani..Tapi tak ada salahnya mencoba mengetuk semua pintu rizki..
Apapun itu Ya Rabb, mudahkan jika memang ini jalanku....Tunjuki dan berilah jalan dimana aku bisa mengoptimalkan anugerah potensi yang telah Engkau anugerahkan pada diriku, sehingga ia bisa menjadi amalan tersendiri bagiku..untuk kebaikan di dunia dan akhiratku..Amiiin Ya Rabbal alamin..
Kotabumi, 30 Okt 2009
4:43 pm
My First Test
Pagi hari tepatnya tanggal 28 September ku dapat info pembukaan CPNS BPOM, tepat ketika pada malam harinya ku bermunajat padaNya untuk ditunjukkan jalan apa yang harus kulakukan untuk menaklukkan ‘Diam’ku selama ini… lgi2 Allah membuktikan kekuasaanNya kepadaku…Kucoba membaca persyaratannya dengan seksama…
Kemudian kuteringat beberapa bulan yang lalu, disebuah ruangan dingin ber-AC namun tetap membuatku berkeringat...Ya ruangan Ujian Skripsi..he..Di detik2 terakhir, dosenku bertanya ; “abis ini mau ngapa’in vi??”, dosenku yang lain spontan menjawab “nikah kayaknya”…haha…semua yang ada di ruangan tertawa..pdhl yang diruangan cm 4 orang loh, 3 dosen pengujiku dan aku sendiri..Aku cuma tersenyum..”blm lah bu, mengabdi pada ortu dulu…he…Setelah ini ingin mencari kerja dulu”…”Bagus…bagus. Klw kerja pengenny dmn??”, tanya dosenku lagi..”Pengen banget kerja di BPPOM bu…” :-)
Bismillah…. Ya Rabb, mudahkan jika memang ini jalanku…amiin..
Tanggal 10 Oktober 2009, GOR Saburai menjadi saksi bisu berpuluh-puluh orang yang mencoba mengadu nasib disini. Wah, this is my first test loh..baru kali ini merasakan persaingan begini dengan banyak orang..Katanya sih gak jauh beda rasanya dengan tes SPMB, tapi ku kan gak tau rasanya ikut SPMB wong wkt masuk Unila lewat PKAB..he..
Kulangkahkan kaki masuk ruangan GOR yang besar ini dan langsung menuju tempat duduk yang sudah ditempel nomor ujianku..Disana bertemu dengan teman2 satu jurusan..rame euiy,dari angkatan tua hingga yang baru wisuda.. jd ajang reunian kebetulan jarang ketemu..he..
My First test....kukeluarkan pensil, papan, penghapus dan perlengkapan ujian yang telah kusiapkan dari semalam...Soal ujian dibagikan....Bismillah...kumulai kerjakan soal..
Ujian terbagi menjadi 2 sesi ; Sesi I jam 08.00-10.00 Tes Skolastik, TPU, kuantittif, etc.. Sesi II jam 10.30-12.30 Tes Kemampuan Bidang..
Selesai jam 12.30.....taukah apa yang kurasakan??...Hhhuf...Cuma bisa menghembuskan nafas panjang..!!! he...susah euiy, apalagi kalau inget peluang 11 orang dari seluruh Indonesia..Ow..ow...ow...tapi kuinget pesan mama waktu ku berangkat ujian ”Klw Allah mengizinkan, tidak ada yang tidak mungkin”....Yups bener banget, ya wiss...Tawakkal Allallahu...Ya Rabb, kuserahkan semuanya kepadaMu...SEMANGAT...!!! ^^
Pulang tes, lapeer sangad.....rasanya tenaga bener2 terkuras...akibatnya habislah tu semangkok bakso dan semangkok sop buah segar...Hmmm...yummmy..hehe. :-D
Tanggal 26 Oktober 2009, pengumuman terkait nama2 yang lulus ujian tertulis BPOM...Emmm, dari semalam tidak ada pertanda apa2 (*tdk seperti biasa rasanya klw bakal ada sesuatu yg spesial)..Wah, agak-gaknya....&$@@##*&%$@...
Kembali pasang speedy untuk koneksi ke BPOM...Kuklik perlahan daftar nama2 yang lulus tes tertulis untuk wilayah ujian Bandar Lampung..Ada 44 orang yag lulus tapi tak ada satupun dari nama itu yang ku kenal....Haha...Selamat..selamat...Alhamdulillah tes kali ini ”LEWAT’...!!! ^_^
Tak bisa dipungkiri dalam hati kecil ada rasa sedih n kecewa juga...Tapi tetap harus disyukuri, toh InsyAllah sudah berusaha dan Allahlah penentu segalanya. Ku yakin klw rizki takkan kemana....Toh ini juga baru tes pertama, masih ada 1000 kesempatan di depan, ya kan..ya kan..?? he...Alhamdulillah masih bisa merasakan kegagalan, sehingga nanti ketika waktunya merasakan kesuksesan pasti akan terasa lebih nikmat..Ganbatte Kudasai...Hamasah...hamasah...!!!
My First Test........Oh, Ternyata dikau bukan yang pertama dan terakhir...!!! ^_^
Kotabumi, 30 Okt 2009
3:30 pm
Kemudian kuteringat beberapa bulan yang lalu, disebuah ruangan dingin ber-AC namun tetap membuatku berkeringat...Ya ruangan Ujian Skripsi..he..Di detik2 terakhir, dosenku bertanya ; “abis ini mau ngapa’in vi??”, dosenku yang lain spontan menjawab “nikah kayaknya”…haha…semua yang ada di ruangan tertawa..pdhl yang diruangan cm 4 orang loh, 3 dosen pengujiku dan aku sendiri..Aku cuma tersenyum..”blm lah bu, mengabdi pada ortu dulu…he…Setelah ini ingin mencari kerja dulu”…”Bagus…bagus. Klw kerja pengenny dmn??”, tanya dosenku lagi..”Pengen banget kerja di BPPOM bu…” :-)
Bismillah…. Ya Rabb, mudahkan jika memang ini jalanku…amiin..
Tanggal 10 Oktober 2009, GOR Saburai menjadi saksi bisu berpuluh-puluh orang yang mencoba mengadu nasib disini. Wah, this is my first test loh..baru kali ini merasakan persaingan begini dengan banyak orang..Katanya sih gak jauh beda rasanya dengan tes SPMB, tapi ku kan gak tau rasanya ikut SPMB wong wkt masuk Unila lewat PKAB..he..
Kulangkahkan kaki masuk ruangan GOR yang besar ini dan langsung menuju tempat duduk yang sudah ditempel nomor ujianku..Disana bertemu dengan teman2 satu jurusan..rame euiy,dari angkatan tua hingga yang baru wisuda.. jd ajang reunian kebetulan jarang ketemu..he..
My First test....kukeluarkan pensil, papan, penghapus dan perlengkapan ujian yang telah kusiapkan dari semalam...Soal ujian dibagikan....Bismillah...kumulai kerjakan soal..
Ujian terbagi menjadi 2 sesi ; Sesi I jam 08.00-10.00 Tes Skolastik, TPU, kuantittif, etc.. Sesi II jam 10.30-12.30 Tes Kemampuan Bidang..
Selesai jam 12.30.....taukah apa yang kurasakan??...Hhhuf...Cuma bisa menghembuskan nafas panjang..!!! he...susah euiy, apalagi kalau inget peluang 11 orang dari seluruh Indonesia..Ow..ow...ow...tapi kuinget pesan mama waktu ku berangkat ujian ”Klw Allah mengizinkan, tidak ada yang tidak mungkin”....Yups bener banget, ya wiss...Tawakkal Allallahu...Ya Rabb, kuserahkan semuanya kepadaMu...SEMANGAT...!!! ^^
Pulang tes, lapeer sangad.....rasanya tenaga bener2 terkuras...akibatnya habislah tu semangkok bakso dan semangkok sop buah segar...Hmmm...yummmy..hehe. :-D
Tanggal 26 Oktober 2009, pengumuman terkait nama2 yang lulus ujian tertulis BPOM...Emmm, dari semalam tidak ada pertanda apa2 (*tdk seperti biasa rasanya klw bakal ada sesuatu yg spesial)..Wah, agak-gaknya....&$@@##*&%$@...
Kembali pasang speedy untuk koneksi ke BPOM...Kuklik perlahan daftar nama2 yang lulus tes tertulis untuk wilayah ujian Bandar Lampung..Ada 44 orang yag lulus tapi tak ada satupun dari nama itu yang ku kenal....Haha...Selamat..selamat...Alhamdulillah tes kali ini ”LEWAT’...!!! ^_^
Tak bisa dipungkiri dalam hati kecil ada rasa sedih n kecewa juga...Tapi tetap harus disyukuri, toh InsyAllah sudah berusaha dan Allahlah penentu segalanya. Ku yakin klw rizki takkan kemana....Toh ini juga baru tes pertama, masih ada 1000 kesempatan di depan, ya kan..ya kan..?? he...Alhamdulillah masih bisa merasakan kegagalan, sehingga nanti ketika waktunya merasakan kesuksesan pasti akan terasa lebih nikmat..Ganbatte Kudasai...Hamasah...hamasah...!!!
My First Test........Oh, Ternyata dikau bukan yang pertama dan terakhir...!!! ^_^
Kotabumi, 30 Okt 2009
3:30 pm
MENIKAH (PART II)
Berawal dari diskusi panjang dengan seorang teman di sepanjang perjalanan tentang ’MASA DEPAN’ jadi membuat ku menemukan sebuah inspirasi untuk melanjutkan tulisan sebelumnya tentang MENIKAH...Jujur sebelumnya ku tak tertarik memasuki bahasan di ‘dunia’ ini, karena kurasa blm waktunya n masih terlalu dini membahas masalah ini (Huhuhu…inget umur gak sih dah brp skrg???? Hehe…). hanya berawal dari pertanyanku sendiri kepada seorang teman, “Kapan merried??”. Pertanyaan sederhana, mungkin ku juga sekedar iseng bertanya, tapi ini merupakan awal dari pembahasan panjang dalam diri dan mampu membuat ku berfikir dalam....Hmmm....
Mau tau jawaban apa dari temanku itu....Singkat, beliau jawab ”Belum SIAP”. Jawaban standar, aku hanya mengangguk dan tersenyum, kemudian tidak tertarik kembali dengan pembahasan itu..(Toh, aku jg nanyanya basa-basi doang kok, akhir2 ini aku jg sering ditanya begitu tp gak mau ambil pusing...he..).
Walaupun ingin tapi tak kulanjutkan dengan pertanyaan ”WHY??”..bukankah menikah sepertinya kata2 yang indah. Memulai hidup berdua dengan seseorang yang (akan) kita cintai sepenuh hati. Membingkai ibadah dalam sebuah rumah tangga...Indah bukan???, Kurasa siapapun segera membayangkan kebahagiaan ketika mendengar dan berfikir tentang pernikahan dan rumah tangga.
The Conclusion dari pemikiran panjangku : The key word of married is ”keSIAPan” & “Menikah itu gak gampang..!!!” (Me_made on ^^)
Yupz...mengutip tulisan sebelumnya, ”Menikah bukan sekedar ‘penjagaan hati’ tapi lebih dari itu, juga bukan sekedar keinginan atau dorongan hati, atau juga bukan karena ‘keterpaksaan’ umur”. Pernikahan adalah sebuah fase dalam kehidupan manusia. Pernikahan bukanlah terminal akhir, bahkan menjadi awal dari sebuah proses perubahan dimana separuh agama akan dipertaruhkan dalam ikatan itu...
Lalu apa sajakah kesiapan itu???...Kesiapan Mental, Kesiapan Fisik, dan Kesiapan Harta merupakn tiga hal yang tidak bisa dipungkiri.. Ketiganya penting, namun ’Kesiapan Mental’ yang sering kali menjadi tantangan untuk melaju ke masa ini. Ya iyalah lagi-lagi menikah itu tidak gampang,..Menikah merupakan keputusan besar yang akan mengubah hidup seseorang. Bagi seorang wanita, maka kita harus rela membuka ruang intervensi yang mengganggu kemerdekaan kita selama ini. Tiba-tiba ada seseorang yang punya hak menanyakan kemana kita pergi, bukan hanya bertanya tapi menyuruh atau melarang. Tiba-tiba saja ada seseorang yang berhak tahu segala sesuatu tentang diri kita, luar dan dalam, dari emosi hingga perasaan...Lagi-lagi bertanya ”Sudah siap untuk itu semua??”
Oh ya, aku belum menceritakan tentang diskusi panjang sepanjang perjalanan dengan temanku diatas..Awalnya beliau bertanya ”sudah siap menikah??”..ow..ow..ow...pertanyaan aneh.. (*tp sdh mulai terbiasa mendengarnya. :p ). Ku jawab saja dengan senyum dan jawaban standar andalan ”BELUM SIAP” (he... :p). Sejak awal ku kenal teman ku yang satu ini memang agak sedikit berfikir dewasa makanya dipanggil ’Mbak”..Hmm...kutangkap sebuah pancingan, sepertinya ia memang sedang ingin membahas masalah ini...”Hayuuuk ah, siapa takut...!!!” (Eh, tapi yg ini dalam hati aja ngomongnya...hehe). ”Kenapa blm siap??”, tanyanya lagi....”Hmmmmm blm siap aja..he...” (Bingung jawabnya euiyy, asli..!!). ”Lagian sang pangeran berkuda dengan seikat bunga lagi dalam perjalanan jadi blm nyampe..he..”, jawab ku ringan...(**yuhuuu...akhirnya kutemukan jawabannya..ha :D**)..”Haha...Laah diajakin ngomong serius malah bercanda mulu” komentarnya,....Laaah aku kan jg serius yo...hehe...^^.
Kemudian mengalir begitu saja ia bercerita, aku serius mendengarkan dengan seksama (**sekarang serius beneran..!!**). Hal yang paling menarik dan belum pernah ku ketahui sebelumnya adalah bahwa ternyata ia punya pengalaman ”Melamar dan Dilamar....!!!”. Wah..wah..wah...keren kan...!!!. :D. Tapi sayangnya semuanya belum mampu mengantarkannya ke jenjang pernikahan. Menarik...sangat menarik sekali kisah hidupnya...sungguh-sungguh menarik.. Pengen tahu kisahnya???...Sabar...sabar...hehe...
Dilamar atau biasa kita sebut dgn dikhitbah, yupz kisah indah yang berakhir tragis bagi dirinya..Ada seorang ikhwan (hmmm itong *alias ikhwan sepotong* aah..he), pernah melamar beliau melalui adiknya (*yg jg tmn qt ternyata*), kemudian lamaran itu ia sambut dengan tangan terbuka begitu juga dengan keluarganya. Satu suku...itu yang menjadi ketertarikan keluarganya..Akhirnya pertemuan dua keluargapun dilangsungkan, menentukan tanggal dan segala kesiapan..Mungkin, 70% sudah bisa dibilang siap...Tapi sayangnya waktu khitbah dan pernikahan itu cukup lama. Alhasil berakibat menimbulkan riak2 ombak, atau percikkan-percikan bunga asmara diantara keduanya sebelum waktunya (*weleh-weleh bahasanya euiyyy ). Berselang beberapa bulan kemudian sang ikhwan (*hmm itong..!) dengan ‘alasnnya’ sendiri membatalkan hubungan itu, bahkan memutuskan tali silaturahim hingga sekarang...Sayangnya alasannya gak diceritakan oleh temanku ini..Katanya itu aib dan ia pun luka kalau mengingatnya.. Ya sudahlah, akupun tak ingin terlalu dalam mencampuri urusannya, disini hanya berperan sebagai pendengar..Kisah ini ternyata sudah hampir satu tahun yang lalu, tapi tahukah apa yang temanku ini bilang??. Dia masih sangat mengharapkan sang ikhwan ini berubah fikiran dan datang kepadanya kembali... Hmmm, sebagai perempuan ku tahu pasti sakit banget ya rasanya, kejadian ini pasti menimbulkn luka yang dalam di hatinya...”Sabar kawan, pasti Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik”..Hiburku... (**speechless asli dah wkt itu, blm punya ilmu yg cukup sih bwt masalah beginian**)
Yang paliiing menarik dalam kisahnya adalah Ia pernah memberanikan diri berperan sebagai ‘Khadijah’...Ya, Khadijah seorang saudagar wanita sholehah yang datang melamar pada Muhammad SAW. Kebayang gak????...Awalnya aku juga serem membayangkan ada akhwat melamar ikhwan?..Hohoho..tapi syah2 aja kok...he...Keberaniannya itu loh yang gak kebayang, aku acungkan jempol dah buat mempertaruhkan “malu’ nya di hadapan sang ikhwan..Awalnya ia merasakan ada rasa yang “aneh” dengan dirinya ketika mendengar/melihat sang ikhwan, dia sebut rasa itu dengan kata ‘suka’. Dan ia rasa sang ikhwan pun merasakan hal yang sama dengannya, walaupun mereka sangat jarang sekali bertemu, ngobrol atau berpapasan.. Nah lho, heran kan? Kok bisa dia menyimpulkan begitu??..Makanya aku juga nanya ke dia...Kok bisa???..Ia jawab “Susah mendeskripsikannya, ini masalah perasaan & kemampuan seorang wanita yang bisa membedakan dan membaca gerak tubuh dan bahasa ikhwan antara rasa ‘suka’ dan ‘tidak suka’ kepada lawan jenisnya”..”Pokoknya ini masalah perasaan & kata hati aja, susah menjelaskannya knp saya bisa mengatakan kalau dia juga suka,, Intinya pada perasaan wanita yang tidak bisa dibohongi”, jelasnya..(**Hmmm emang gitu tah??..kayak bukan wanita aja, aku kan wanita juga...hehe).
Kemudian untuk menjaga hatinya ia putuskan memberikan biodata singkatnya melalui temannya dan murabbinya kepada sang ikhwan itu. Akhirnya semuanya diproses (**ttg apa itu proses dan bagaimana??? tunggu di tulisan selanjutnya, skrg lagi cari ilmunya dulu..hehe**). Sang ikhwan setuju dan berbicara akan melanjutkan kepada kedua orangtuanya.. Beberapa bulan kemudian sang ikhwan memberi kabar kepadanya (*melalui perantara*), bahwa kedua orang tuanya belum memberikan izin untuk menikah karena memang kondisinya mereka masih kuliah...Dan akhirnya pun lamaran itu dengan halus ditolak..(--Story the end^^--)
Kisah yang menarik bukan??.. Sebuah pengalaman hidupnya yang memberikan pelajaran berarti bagiku..Sangat menarik, karena dari sini ku bisa belajar banyak tentang arti sebuah ikatan yang bukan main2. Segala sesuatu itu butuh persiapan, butuh ilmu begitu juga dengan menikah.. Bukan hanya sekedar ajakan “Will u get married with me???” (*kayak org2 indonesia yang kebarat2an itu..week ;p*)
Ada kisah menarik lagi tentang seorang akhwat yang menolak lamaran seorang ikhwan (*tetap melalui perantara*), dan tahukah alasannya kenapa? Karena alasan fisik..!. Pernah kutanya alangkah duniawinya alasannya, bukankah ketika menolak lelaki sholeh yang baik agamanya datang melamar, maka hanya akan menimbulkan fitnah??.. Maka jadikan lah agama sebagai satu2nya alasan menolak dan menerima?. Yah, dia tahu dan mengerti itu, tapi ia mengatakan bahwa ia takut ia tidak bisa ikhlas menerima segala kekurangan fisik sang ikhwan itu...Kuncinya : Keikhlasan menerima segala kekurangan..!
Maka sangat perlu menimbang-nimbang, saat merasa telah siap menikah. Mungkin jangan pernah berharap akan menemukan seseorang dengan segala sifat kesempurnaan sesuai idealitas yang kita bangun. Tapi kita harus berani rela dan berani untuk bersama-sama membangun pribadi yang diharapkan. Menerima tidak hanya kelebihannya, tapi juga kekurangannya yang pasti ada padanya, sebagaimana juga ada pada diri kita. Yang terpenting adalah bahwa kita memilih seseorang karena memiliki Visi dan Misi yang sama..(So, yang merasa punya keinginan untuk menikah, buat Visi Misi dulu ya, or kalau sudah ada mantapkan Visi dan Misinya..hehe..)
Pelajaran yang lain yang bisa saya ambil dari kisah2 diatas adalah bahwa harus ada perjalanan/proses yang baik ke arah itu..Sebuah perjalanan yang berkah dan diridhoi. Teringat sebuah kalimat bijak “Anda akan gagal menikmati hidup jika dari awalnya telah memilih jalan yang salah”. Jodoh itu ditangan Allah, namanya telah dipasangkan dengan masing2 dan tertulis di Lauh Mahfudz, pasti tidak akan tertukar dan salah..!!. Mencuri start dan berbelok jangan pernah dilakukan untuk mempercepat atau mungkin menunda, karena hasilnya akan sama, tapi cara menempuhnya yang tinggal kita pilih.. Jalani proses yang baik agar hasilnya berkah..!!
NOTE :
Bukan cinta biasa, bukan orang biasa, bukan waktu dan tempat yang biasa, dan bukan dengan cara yang biasa karena ini semua bukan hal yang biasa.....
(Dewasa banget yak tulisan ku kali ini....hohoho...namanya juga lagi belajar...hehehe^^)
Kotabumi, 7 Oktober 2009-10-07
09:39 a.m
Mau tau jawaban apa dari temanku itu....Singkat, beliau jawab ”Belum SIAP”. Jawaban standar, aku hanya mengangguk dan tersenyum, kemudian tidak tertarik kembali dengan pembahasan itu..(Toh, aku jg nanyanya basa-basi doang kok, akhir2 ini aku jg sering ditanya begitu tp gak mau ambil pusing...he..).
Walaupun ingin tapi tak kulanjutkan dengan pertanyaan ”WHY??”..bukankah menikah sepertinya kata2 yang indah. Memulai hidup berdua dengan seseorang yang (akan) kita cintai sepenuh hati. Membingkai ibadah dalam sebuah rumah tangga...Indah bukan???, Kurasa siapapun segera membayangkan kebahagiaan ketika mendengar dan berfikir tentang pernikahan dan rumah tangga.
The Conclusion dari pemikiran panjangku : The key word of married is ”keSIAPan” & “Menikah itu gak gampang..!!!” (Me_made on ^^)
Yupz...mengutip tulisan sebelumnya, ”Menikah bukan sekedar ‘penjagaan hati’ tapi lebih dari itu, juga bukan sekedar keinginan atau dorongan hati, atau juga bukan karena ‘keterpaksaan’ umur”. Pernikahan adalah sebuah fase dalam kehidupan manusia. Pernikahan bukanlah terminal akhir, bahkan menjadi awal dari sebuah proses perubahan dimana separuh agama akan dipertaruhkan dalam ikatan itu...
Lalu apa sajakah kesiapan itu???...Kesiapan Mental, Kesiapan Fisik, dan Kesiapan Harta merupakn tiga hal yang tidak bisa dipungkiri.. Ketiganya penting, namun ’Kesiapan Mental’ yang sering kali menjadi tantangan untuk melaju ke masa ini. Ya iyalah lagi-lagi menikah itu tidak gampang,..Menikah merupakan keputusan besar yang akan mengubah hidup seseorang. Bagi seorang wanita, maka kita harus rela membuka ruang intervensi yang mengganggu kemerdekaan kita selama ini. Tiba-tiba ada seseorang yang punya hak menanyakan kemana kita pergi, bukan hanya bertanya tapi menyuruh atau melarang. Tiba-tiba saja ada seseorang yang berhak tahu segala sesuatu tentang diri kita, luar dan dalam, dari emosi hingga perasaan...Lagi-lagi bertanya ”Sudah siap untuk itu semua??”
Oh ya, aku belum menceritakan tentang diskusi panjang sepanjang perjalanan dengan temanku diatas..Awalnya beliau bertanya ”sudah siap menikah??”..ow..ow..ow...pertanyaan aneh.. (*tp sdh mulai terbiasa mendengarnya. :p ). Ku jawab saja dengan senyum dan jawaban standar andalan ”BELUM SIAP” (he... :p). Sejak awal ku kenal teman ku yang satu ini memang agak sedikit berfikir dewasa makanya dipanggil ’Mbak”..Hmm...kutangkap sebuah pancingan, sepertinya ia memang sedang ingin membahas masalah ini...”Hayuuuk ah, siapa takut...!!!” (Eh, tapi yg ini dalam hati aja ngomongnya...hehe). ”Kenapa blm siap??”, tanyanya lagi....”Hmmmmm blm siap aja..he...” (Bingung jawabnya euiyy, asli..!!). ”Lagian sang pangeran berkuda dengan seikat bunga lagi dalam perjalanan jadi blm nyampe..he..”, jawab ku ringan...(**yuhuuu...akhirnya kutemukan jawabannya..ha :D**)..”Haha...Laah diajakin ngomong serius malah bercanda mulu” komentarnya,....Laaah aku kan jg serius yo...hehe...^^.
Kemudian mengalir begitu saja ia bercerita, aku serius mendengarkan dengan seksama (**sekarang serius beneran..!!**). Hal yang paling menarik dan belum pernah ku ketahui sebelumnya adalah bahwa ternyata ia punya pengalaman ”Melamar dan Dilamar....!!!”. Wah..wah..wah...keren kan...!!!. :D. Tapi sayangnya semuanya belum mampu mengantarkannya ke jenjang pernikahan. Menarik...sangat menarik sekali kisah hidupnya...sungguh-sungguh menarik.. Pengen tahu kisahnya???...Sabar...sabar...hehe...
Dilamar atau biasa kita sebut dgn dikhitbah, yupz kisah indah yang berakhir tragis bagi dirinya..Ada seorang ikhwan (hmmm itong *alias ikhwan sepotong* aah..he), pernah melamar beliau melalui adiknya (*yg jg tmn qt ternyata*), kemudian lamaran itu ia sambut dengan tangan terbuka begitu juga dengan keluarganya. Satu suku...itu yang menjadi ketertarikan keluarganya..Akhirnya pertemuan dua keluargapun dilangsungkan, menentukan tanggal dan segala kesiapan..Mungkin, 70% sudah bisa dibilang siap...Tapi sayangnya waktu khitbah dan pernikahan itu cukup lama. Alhasil berakibat menimbulkan riak2 ombak, atau percikkan-percikan bunga asmara diantara keduanya sebelum waktunya (*weleh-weleh bahasanya euiyyy ). Berselang beberapa bulan kemudian sang ikhwan (*hmm itong..!) dengan ‘alasnnya’ sendiri membatalkan hubungan itu, bahkan memutuskan tali silaturahim hingga sekarang...Sayangnya alasannya gak diceritakan oleh temanku ini..Katanya itu aib dan ia pun luka kalau mengingatnya.. Ya sudahlah, akupun tak ingin terlalu dalam mencampuri urusannya, disini hanya berperan sebagai pendengar..Kisah ini ternyata sudah hampir satu tahun yang lalu, tapi tahukah apa yang temanku ini bilang??. Dia masih sangat mengharapkan sang ikhwan ini berubah fikiran dan datang kepadanya kembali... Hmmm, sebagai perempuan ku tahu pasti sakit banget ya rasanya, kejadian ini pasti menimbulkn luka yang dalam di hatinya...”Sabar kawan, pasti Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik”..Hiburku... (**speechless asli dah wkt itu, blm punya ilmu yg cukup sih bwt masalah beginian**)
Yang paliiing menarik dalam kisahnya adalah Ia pernah memberanikan diri berperan sebagai ‘Khadijah’...Ya, Khadijah seorang saudagar wanita sholehah yang datang melamar pada Muhammad SAW. Kebayang gak????...Awalnya aku juga serem membayangkan ada akhwat melamar ikhwan?..Hohoho..tapi syah2 aja kok...he...Keberaniannya itu loh yang gak kebayang, aku acungkan jempol dah buat mempertaruhkan “malu’ nya di hadapan sang ikhwan..Awalnya ia merasakan ada rasa yang “aneh” dengan dirinya ketika mendengar/melihat sang ikhwan, dia sebut rasa itu dengan kata ‘suka’. Dan ia rasa sang ikhwan pun merasakan hal yang sama dengannya, walaupun mereka sangat jarang sekali bertemu, ngobrol atau berpapasan.. Nah lho, heran kan? Kok bisa dia menyimpulkan begitu??..Makanya aku juga nanya ke dia...Kok bisa???..Ia jawab “Susah mendeskripsikannya, ini masalah perasaan & kemampuan seorang wanita yang bisa membedakan dan membaca gerak tubuh dan bahasa ikhwan antara rasa ‘suka’ dan ‘tidak suka’ kepada lawan jenisnya”..”Pokoknya ini masalah perasaan & kata hati aja, susah menjelaskannya knp saya bisa mengatakan kalau dia juga suka,, Intinya pada perasaan wanita yang tidak bisa dibohongi”, jelasnya..(**Hmmm emang gitu tah??..kayak bukan wanita aja, aku kan wanita juga...hehe).
Kemudian untuk menjaga hatinya ia putuskan memberikan biodata singkatnya melalui temannya dan murabbinya kepada sang ikhwan itu. Akhirnya semuanya diproses (**ttg apa itu proses dan bagaimana??? tunggu di tulisan selanjutnya, skrg lagi cari ilmunya dulu..hehe**). Sang ikhwan setuju dan berbicara akan melanjutkan kepada kedua orangtuanya.. Beberapa bulan kemudian sang ikhwan memberi kabar kepadanya (*melalui perantara*), bahwa kedua orang tuanya belum memberikan izin untuk menikah karena memang kondisinya mereka masih kuliah...Dan akhirnya pun lamaran itu dengan halus ditolak..(--Story the end^^--)
Kisah yang menarik bukan??.. Sebuah pengalaman hidupnya yang memberikan pelajaran berarti bagiku..Sangat menarik, karena dari sini ku bisa belajar banyak tentang arti sebuah ikatan yang bukan main2. Segala sesuatu itu butuh persiapan, butuh ilmu begitu juga dengan menikah.. Bukan hanya sekedar ajakan “Will u get married with me???” (*kayak org2 indonesia yang kebarat2an itu..week ;p*)
Ada kisah menarik lagi tentang seorang akhwat yang menolak lamaran seorang ikhwan (*tetap melalui perantara*), dan tahukah alasannya kenapa? Karena alasan fisik..!. Pernah kutanya alangkah duniawinya alasannya, bukankah ketika menolak lelaki sholeh yang baik agamanya datang melamar, maka hanya akan menimbulkan fitnah??.. Maka jadikan lah agama sebagai satu2nya alasan menolak dan menerima?. Yah, dia tahu dan mengerti itu, tapi ia mengatakan bahwa ia takut ia tidak bisa ikhlas menerima segala kekurangan fisik sang ikhwan itu...Kuncinya : Keikhlasan menerima segala kekurangan..!
Maka sangat perlu menimbang-nimbang, saat merasa telah siap menikah. Mungkin jangan pernah berharap akan menemukan seseorang dengan segala sifat kesempurnaan sesuai idealitas yang kita bangun. Tapi kita harus berani rela dan berani untuk bersama-sama membangun pribadi yang diharapkan. Menerima tidak hanya kelebihannya, tapi juga kekurangannya yang pasti ada padanya, sebagaimana juga ada pada diri kita. Yang terpenting adalah bahwa kita memilih seseorang karena memiliki Visi dan Misi yang sama..(So, yang merasa punya keinginan untuk menikah, buat Visi Misi dulu ya, or kalau sudah ada mantapkan Visi dan Misinya..hehe..)
Pelajaran yang lain yang bisa saya ambil dari kisah2 diatas adalah bahwa harus ada perjalanan/proses yang baik ke arah itu..Sebuah perjalanan yang berkah dan diridhoi. Teringat sebuah kalimat bijak “Anda akan gagal menikmati hidup jika dari awalnya telah memilih jalan yang salah”. Jodoh itu ditangan Allah, namanya telah dipasangkan dengan masing2 dan tertulis di Lauh Mahfudz, pasti tidak akan tertukar dan salah..!!. Mencuri start dan berbelok jangan pernah dilakukan untuk mempercepat atau mungkin menunda, karena hasilnya akan sama, tapi cara menempuhnya yang tinggal kita pilih.. Jalani proses yang baik agar hasilnya berkah..!!
NOTE :
Bukan cinta biasa, bukan orang biasa, bukan waktu dan tempat yang biasa, dan bukan dengan cara yang biasa karena ini semua bukan hal yang biasa.....
(Dewasa banget yak tulisan ku kali ini....hohoho...namanya juga lagi belajar...hehehe^^)
Kotabumi, 7 Oktober 2009-10-07
09:39 a.m
Minggu, 25 Oktober 2009
.:: Ketika Masa-Masa Sulit itu Tiba ::.
Meski tumbuh diatas tanah yang sama, di bawah guyuran hujan yang sama, setiap batang rumput dan pohon tumbuh dengan cara yang berbeda-beda. Seperti itu juga manusia. Tak ada alur dan jalan hidup yang sama, yang dilalui setiap orang.
Semuanya selalu berbeda. Tak ada pula jalan yang datar tanpa gelombang. Semua ada dinamikanya sendiri-sendiri. Tidak ada orang yang melakoni hidup dalam kondisi yang selalu senang. Tidak ada pula orang yang selamanya dalam kesulitan. Semuanya selalu bersisipan antara senang dan sedih, lapang dan sulit..Begitulah hidup ini seperti sehelai kertas kosong, tiap orang dan kejadian adalah cerita yang ditulis diatasnya...
Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Semua orang pasti setuju bahwa masa-masa sulit adalah masa-masa yang paling tidak diinginkan. Sebagian bahkan berdoa agar selalu dijauhkan dari kesulitan. Berfikir untuk membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan kesulitan. Akan tetapi sekencang-kencangnya kita berlari, sejauh apapun kita meninggalkannya, ia akan menyentuh badan dan jiwa ini di waktu2 ia harus datang berkunjung.
Tidak perlu belajar untuk melewati kondisi senang dan lapang. Karena naluri kita dengan sendirinya pasti bisa melewati keadaan yang memeang diinginkan oleh semua orang itu. Namun latihan menjalankan kesulitan itu jauh lebih penting.
Pandanglah semua peristiwa dalam hidup ini, sebagai proses menuju kebaikan yang sudah Allah sediakan buat kita. Cobalah buka telinga dan mata agar lebih peka untuk mendengarkan dan melihat orang lain dan ucapkanlah syukur kita karena Allah selalu mengizinkan sesuatu terjadi tanpa melebihi kekuatan yang kita miliki.
Berusahalah tersenyum memeluk kesulitan. Senyum penerimaan terhadap kesulitan memang terasa kecut di bibir. Tapi sebagaimana logam yang sedang dibuat menjadi kerajinan indah, kesulitan ibarat panasnya semprotan api, dihajar oleh palu besar, kencangnya cubitan2 tang, menyakitkannya goresan2 amplas kasar, atau bahkan tidak enaknya bau cat yang menyelimuti seluruh logam kerajinan itu. Dan semua tahu, kalau badan dan jiwa ini kemudian akan menjadi kerajinan logam yang lebih indah dari sebelumnya setelah proses kesakitan dan kesulitan itu semua.
Jika harus hidup sulit, Belajarlah menikmati....
”Ya Allah, bantu kami untuk menerima semua kesulitan ini sebagai kebaikan dan bantu kami untuk yakin dengan kebaikan yang Kau janjikan bersamanya. Sesungguhnya kami yakin setelah ujian ini ada nikmat yang akan berlaku. Janganlah sia-siakan keyakinan kami ini Ya Rabb, itulah harapan kami di dalam ketakutan ini...”..Amiin..
16/10/09
Untuk sebuah jiwa,
Yakinlah menikmati kesulitan itu totemo tanoshikatta desu..^^
So, ganbatte kudasai...!!
Semuanya selalu berbeda. Tak ada pula jalan yang datar tanpa gelombang. Semua ada dinamikanya sendiri-sendiri. Tidak ada orang yang melakoni hidup dalam kondisi yang selalu senang. Tidak ada pula orang yang selamanya dalam kesulitan. Semuanya selalu bersisipan antara senang dan sedih, lapang dan sulit..Begitulah hidup ini seperti sehelai kertas kosong, tiap orang dan kejadian adalah cerita yang ditulis diatasnya...
Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Semua orang pasti setuju bahwa masa-masa sulit adalah masa-masa yang paling tidak diinginkan. Sebagian bahkan berdoa agar selalu dijauhkan dari kesulitan. Berfikir untuk membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan kesulitan. Akan tetapi sekencang-kencangnya kita berlari, sejauh apapun kita meninggalkannya, ia akan menyentuh badan dan jiwa ini di waktu2 ia harus datang berkunjung.
Tidak perlu belajar untuk melewati kondisi senang dan lapang. Karena naluri kita dengan sendirinya pasti bisa melewati keadaan yang memeang diinginkan oleh semua orang itu. Namun latihan menjalankan kesulitan itu jauh lebih penting.
Pandanglah semua peristiwa dalam hidup ini, sebagai proses menuju kebaikan yang sudah Allah sediakan buat kita. Cobalah buka telinga dan mata agar lebih peka untuk mendengarkan dan melihat orang lain dan ucapkanlah syukur kita karena Allah selalu mengizinkan sesuatu terjadi tanpa melebihi kekuatan yang kita miliki.
Berusahalah tersenyum memeluk kesulitan. Senyum penerimaan terhadap kesulitan memang terasa kecut di bibir. Tapi sebagaimana logam yang sedang dibuat menjadi kerajinan indah, kesulitan ibarat panasnya semprotan api, dihajar oleh palu besar, kencangnya cubitan2 tang, menyakitkannya goresan2 amplas kasar, atau bahkan tidak enaknya bau cat yang menyelimuti seluruh logam kerajinan itu. Dan semua tahu, kalau badan dan jiwa ini kemudian akan menjadi kerajinan logam yang lebih indah dari sebelumnya setelah proses kesakitan dan kesulitan itu semua.
Jika harus hidup sulit, Belajarlah menikmati....
”Ya Allah, bantu kami untuk menerima semua kesulitan ini sebagai kebaikan dan bantu kami untuk yakin dengan kebaikan yang Kau janjikan bersamanya. Sesungguhnya kami yakin setelah ujian ini ada nikmat yang akan berlaku. Janganlah sia-siakan keyakinan kami ini Ya Rabb, itulah harapan kami di dalam ketakutan ini...”..Amiin..
16/10/09
Untuk sebuah jiwa,
Yakinlah menikmati kesulitan itu totemo tanoshikatta desu..^^
So, ganbatte kudasai...!!
Aku Rindu....
Ya Rabb...
Aku rindu...
Rindu dg sebait dua bait kata sahabatku...
Rindu dg untaian kata2 sederhana mengingatkanku...
Rindu dg desahan nafas kata yg menembus relung hati...
Rindu dg suntikan semangat yg bs membuatku membara...
Rindu dg kalimat yg mengajarkanku arti kesabaran...
Rindu sepenggal ungkapan yg mampu mbuatku bangkit dsaat rapuh...
Ya Rabb sampaikan rindu ku pd mereka..
Lewat semilir angin yg mrk rasakan...
Lewat keheningan sepertiga malam2 mrk...
Lewat untaian sujud panjang mrk..
Ya Rabb...
Sampaikan salam rindu ku disaat mrk bersamaMu...
Agar mrk membalas salam rindu itu lgsung kpdMu lewat doa2 mrk...
15/10/09
'Haru Biru'
Aku rindu...
Rindu dg sebait dua bait kata sahabatku...
Rindu dg untaian kata2 sederhana mengingatkanku...
Rindu dg desahan nafas kata yg menembus relung hati...
Rindu dg suntikan semangat yg bs membuatku membara...
Rindu dg kalimat yg mengajarkanku arti kesabaran...
Rindu sepenggal ungkapan yg mampu mbuatku bangkit dsaat rapuh...
Ya Rabb sampaikan rindu ku pd mereka..
Lewat semilir angin yg mrk rasakan...
Lewat keheningan sepertiga malam2 mrk...
Lewat untaian sujud panjang mrk..
Ya Rabb...
Sampaikan salam rindu ku disaat mrk bersamaMu...
Agar mrk membalas salam rindu itu lgsung kpdMu lewat doa2 mrk...
15/10/09
'Haru Biru'
Langgan:
Entri (Atom)


RSS Feed (xml)






















